Rabu, 13 Mei 2026

Perang Gaza

PM Spanyol: Eropa Beri Sinyal Kuat Siap Akui Negara Palestina Merdeka

Komunitas internasional tidak dapat membantu negara Palestina jika negara tersebut tidak mengakui keberadaannya,” katanya kepada anggota parlemen, ser

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/AFP
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez berbicara dalam konferensi pers di istana kepresidenan La Moneda di Santiago, pada 8 Maret 2024. 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Spanyo, Pedro Sanchez mengatakan Eropa beri sinyal kuat siap akui negara Palestina Merdeka.

Komentar tersebut muncul setelah berbicara dengan koleganya dari Norwegia, Jonas Gahr Store, di Oslo sebagai bagian dari kampanye diplomatik untuk menggalang dukungan bagi pengakuan negara Palestina.

Perdana Menteri Spanyol juga diperkirakan akan mengunjungi Irlandia, Portugal, Slovenia dan Belgia selama turnya.

“Kami ingin menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza dan membantu memulai proses perdamaian politik yang mengarah pada realisasi solusi dua negara sedini mungkin,” kata juru bicara pemerintah Pilar Alegria sebelumnya.

Pada hari Rabu, Sanchez mengatakan pengakuan negara Palestina adalah demi kepentingan geopolitik Eropa.

Baca juga: Negara Barat Mulai Ketakutan, Ramai-ramai Bujuk Iran tak Serang Israel, Begini Respon Teheran

“Komunitas internasional tidak dapat membantu negara Palestina jika negara tersebut tidak mengakui keberadaannya,” katanya kepada anggota parlemen, seraya menambahkan bahwa langkah tersebut adil dan apa yang diminta oleh mayoritas sosial.

Perang telah mencapai fase kelaparan dan gesekan

Marc Owen Jones, profesor studi Timur Tengah di Universitas Hamad Bin Khalifa, mengatakan dia tidak yakin Israel akan memasuki Rafah, meskipun Netanyahu berulang kali menyatakan bahwa serangan ke kota di Gaza selatan akan segera terjadi.

“Jika mereka melakukannya, saya pikir itu hanya serangan kecil. Mereka (tentara Israel) menarik pasukan dari Khan Younis atas dasar yang mereka katakan akan memformulasi ulang pasukan tersebut, tapi sebenarnya menurut saya itu adalah respons terhadap pembunuhan (pekerja) World Central Kitchen,” kata Owen Jones kepada Al Jazeera.

“Kekhawatiran saya adalah fase yang kita alami saat ini adalah fase kelaparan dan ini adalah perang gesekan; bahwa Israel akan terus menggunakan kelaparan sebagai senjata terhadap warga Gaza dan melihat apa akibatnya,” tambahnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved