Berita Aceh Barat
Petani Samatiga Aceh Barat Gelar Kenduri Blang, Sepakat Tanam Padi Secara Serentak 2 Kali Setahun
Petani dan masyarakat di kawasan Paya Lumpat dan sekitarnya sepakat untuk melakukan pola tanam serentak dua kali setahun.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat melaksanakan kembali tradisi lama berupa kenduri blang (khanduri sawah), menjelang para petani setempat turun ke sawah.
Kegiatan tersebut diwarnai dengan peusijuk sejumlah peralatan pertanian seperti handtractor yang menjadi salah satu alat sistem pertanian modern saat ini.
Kegiatan kenduri blang itu berlangsung, Sabtu (27/4/2024), di Desa Paya Lumpat, Kecamatan Samatiga.
Kenduri blang tersebut ikut dihadiri Wakil Ketua MPU Aceh, Prof Dr Muhibbuththabary yang memberikan tausiah terkait pertanian dan kenduri blang.
Hadir juga, Sekda Aceh Barat, Marhaban, SE, keujruen blang, para tokoh Samatiga, serta para petani.
Rangkaian acara diawali dengan tausiah, peusijuk peralatan pertanian, doa, dan makan bersama.
Dalam kegiatan tersebut, petani dan masyarakat di kawasan Paya Lumpat dan sekitarnya sepakat untuk melakukan pola tanam serentak dua kali setahun.
Hal ini berdasarkan hasil musyawarah pemangku adat, petani, unsur pemerintah, dan pegiat sektor pertanian.
“Pemerintah Aceh Barat tentu sangat mendukung pola tanam serentak dua kali dalam setahun, yang sudah dimulai saat ini. Tentunya ini punya banyak manfaat, terutama soal penanganan hama,” kata Sekda Aceh Barat, Marhaban, SE, Sabtu (27/5/2024).
Disebutkan dia, bahwa apa yang telah diinisiasi oleh petani pada prinsipnya pemerintah mendukungnya.
“Jika ada persoalan alat pertanian, infrastruktur pertanian, dan soalan pupuk, itu akan kita cari solusi bagaimanapun caranya agar petani kita tidak terkendala tanam serentak," kata Marhaban.
Tokoh Tani Samatiga, Hafrizal (Toke Bing) yang selama ini menggeluti pertanian mulai dari tanaman padi, palawija hingga sayur mayur menyebutkan, bahwa melihat kondisi unsur hara tanah dan letak geografis daerah, Aceh Barat masih banyak membutuhkan sarana pendukung sektor pertanian.
Ia sepakat menggunakan pola tanam serentak di Samatiga, akan tetapi tidak boleh dipaksa harus tiga kali.
Sebab, menurutnya, kemampuan petani dan kondisi lahan pertanian hanya cocok digarap dua kali musim tanam dalam setahun berjalan.
| Aceh Barat Jalin Kerja Sama dengan Kemenhub, Putra Daerah Dapat Kuota Khusus Sekolah Kedinasan |
|
|---|
| Angin Kencang Terjang Aceh Barat, Sejumlah Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon |
|
|---|
| Kawanan Gajah Liar Masuk Permukiman Warga di Lango Aceh Barat |
|
|---|
| CPO Turun ke Rp 15.217 Per Kg, Harga TBS Sawit di Aceh Barat Ikut Anjlok |
|
|---|
| CPO Turun ke Rp 15.217, Harga Beli TBS Sawit di Aceh Barat Turun Tipis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kenduri-blang-di-Paya-Lumpat.jpg)