TERUNGKAP Ahmad Arif Ridwan Sempat Setubuhi Wanita Tewas di Koper, Ini Motif pelaku

Ahmad Arif Ridwan rupanya sempat menyetubuhi Rini Mariani di hotel kawasan Bandung, Jawa Barat.

Editor: Amirullah
kolase tribun
Ahmad Arif Ridwan Nuwloh dan Riny Mariany (kolase tribun) 

SERAMBINEWS.COM - Fakta baru kasus pembunuhan wanita tewas dalam koper.

Pelaku sempat setubuhi korban dan menggasak uang puluhan juta.

Keji dan biadab aksi Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (29) yang membunuh wanita paruh baya bernama Rini Mariani (50) lalu dimasukkan ke koper dan dibuang di Cikarang.

Ahmad Arif Ridwan rupanya sempat menyetubuhi Rini Mariani di hotel kawasan Bandung, Jawa Barat.

Selain itu, ia juga menggasak uang perusahaan yang dipegang Riny Mariany senilai Rp43 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi berujar bahwa uang tersebut hendak disetorkan korban ke bank.

"Betul (uang perusahaan yang akan disetorkan korban). Yang diambil Rp43 juta," ujar Ade Ary, saat dihubungi, Kamis (2/5/2024).

Korban diketahui bekerja sebagai kasir atau admin keuangan perusahaan.

Sementara itu, pelaku merupakan auditor.

Ahmad Arif Ridwan Nuwloh dan Riny Mariany (kolase tribun)
Ahmad Arif Ridwan Nuwloh dan Riny Mariany (kolase tribun) (kolase tribun)

Hal itu dibenarkan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu.

"Iya, benar," ujar Rovan, secara singkat saat dikonfirmasi.

Kini, Ahmad Arif telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus itu.

"Untuk sementara, pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan masih dalam proses pemeriksaan," ucap Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran.

"Untuk pasal yang kami terapkan sementara Pasal 338 dan 365 KUHP," sambungnya.

Motif pelaku

Polisi menyebut, persoalan ekonomi menjadi motif pembunuhan Rini Mariany (50) yang jasadnya ditemukan di dalam koper hitam di semak-semak rerumputan di Jalan Inspeksi Kalimalang Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Pelaku ternyata hendak menikah dengan calon istrinya, sehingga nekat menggasak uang perusahaan yang dipegang Riny Mariany.

"Ada motif kebutuhan ekonomi karena pelaku mau menikah," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu, saat dihubungi, Kamis (2/5/2024).

Ia menuturkan, pelaku bernama Ahmad Arif Ridwan Nuwloh membunuh korban untuk mengambil uang yang hendak disetorkan korban ke bank.

"Karena korban sempat disetubuhi, diambil duitnya, duit kantor yang mau disetor ke bank," kata dia.

Lebih lanjut, Rovan mengatakan pihaknya masih terus mendalami motif pelaku membunuh Rini.

Sejauh ini, pihaknya tengah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti-bukti.

"Masih didalami untuk motifnya. Sampai saat ini, masih dilakukan pemeriksaan terhadap

saksi-saksi dan diperkuat dengan bukti-bukti yang dikumpulkan oleh penyidik," tuturnya.

Sosok Ahmad Arif Ridwan Nuwloh

Pelaku pembunuhan Rini Mariany dibekuk di Palembang, Sumatera Selatan.

Penangkapan dilakukan Tim Gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Satreskrim Polres Metro Bekasi, Polsek Cikarang Barat dan Satreskrim Polrestabes Bandung.

Identitas terduga pelaku pembunuhan terhadap Rini Mariany kemudian sedikit terkuak.

"Inisial pelaku AARN," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Rabu (1/5/2024).

Sebelum tewas, Rini dan pelaku sempat berada di hotel kawasan Bandung, Jawa Barat.

Hal tersebut diketahui dari rekaman kamera CCTV hotel pada Rabu (24/4/2024).

Saat itu, korban dan terduga pelaku masuk ke sebuah kamar hotel sekira pukul 09.51 WIB.

Terduga pelaku tampak mengenakan pakaian serba hitam sembari memegang ponsel di tangan kiri.

Sedangkan korban mengenakan pakaian warna oren, jilbab abu-oren, serta menggendong tas.

Pelaku keluar kamar sekira pukul 18.39 WIB dengan membawa koper hitam di tangan kanan dan kantong hitam di tangan kiri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi pun membenarkan rekaman CCTV itu.

"Terduga pelaku terekam di CCTV sebuah hotel di Bandung, membawa koper hitam," ujarnya, Rabu (1/5/2024).

Hubungan Arif dengan Riny

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyatakan pelaku diamankan di Palembang

oleh tim gabungan dari Jatanras PMJ, Satreskrim Polres Metro Bekasi, Reskrim polsek Cikbar dan Satreskrim Polrestabes Bandung.

"Alhamdulillah orang yg diduga sebagai pelaku pembunuhan itu yang jasadnya dibuang di Kalimalang sudah diamankan

sama tim gabungan tadi malam," tutur Twedi, Rabu (1/5/2024).

Ia mengatakan pelaku tidak memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Meski begitu, pelaku mengenal sosok korban yang merupakan warga Bandung itu.

"Tidak ada, tidak ada hubungan kekeluarga, tidak ada hubungan lain-lainnya,

tapi ada hubungan kerja.

Makanya nanti kita dalami lagi," ungkapnya.

Hingga kini, kata Twedi, polisi telah memeriksa sebanyak 7 saksi guna mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menuturkan saat dibekuk di wilayah Palembang, Sumatra Selatan, tidak ada perlawanan dari AARN.

(tribunnewswiki.com/tribun network)


Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com

Baca juga: Jadwal dan Link Siaran Langsung Indonesia vs Irak di Piala Asia Malam Ini, Live di RCTI

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 67 Dibuka Jumat Besok! Ini Cara Daftarnya, Insentif Rp 4,2 Juta

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Dalam Koper di Bekasi, Korban Sempat Beberes dan Antar Anak Sekolah

Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved