Berita Pidie Jaya
Pengadaan 222 Sepmor Keuchik di Pidie Jaya Sempat Berpolemik, Kepala DPMG Sebut Sudah Sesuai Perbup
Menurutnya, pembelian 222 sepmor operasional keuchik itu sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Priorotas Penggun
Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Menurutnya, pembelian 222 sepmor operasional keuchik itu sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Priorotas Penggunaan Dana Gampong tahun 2024.
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pengadaan 222 sepeda motor atau sepmor operasional keuchik dari semua gampong sejumlah itu dalam delapan kecamatan di Pidie Jaya (Pijay) sempat menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Terutama terkait asal usul sumber dana dan aturan hukumnya.
Oleh karena itu, Serambinews.com pun melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie Jaya, Hasbi Ismail SE, terkait hal ini agar tak menimbulkan polemik di tengah masyarakat daerah berjuluk Negeri Japakeh itu.
Menjawab Serambinews.com, Jumat (3/5/2024), Kepala DPMG Pidie Jaya, Hasbi Ismail, didampingi Sekretaris, Said Fachrulrazi SKM SSos MSi, menerangkan terkait hal ini.
Menurutnya, pembelian 222 sepmor operasional keuchik itu sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Priorotas Penggunaan Dana Gampong tahun 2024.
Hasbi mengatakan pengadaan sepmor itu juga sesuai usulan semua keuchik dan forum keuchik di delapan kecamatan itu pada tahun 2022, kemudian direspon bersama pada 2023 hingga akhirnya diatur dalam Perbup 2024.
Baca juga: VIDEO Turki Setop Bisnis dengan Israel Sampai Gencatan Senjata Permanen di Gaza Tercapai
Bahwa sepmor yang akan dibeli jenis Yamaha NMAX dan Honda PCX dengan kisaran harga maksimal Rp 35 juta dari sumber alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG).
Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Perbup Nomor 53 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Prioritas Penggunaan Dana Gampong Tahun 2024.
"Pengusulan ini berdasarkan kesepakatan serta persetujuan dan koordinasi semua pihak terkait, baik Keuchik, Sekda, para Asisten, Inspektorat, Bappeda, Dinkes KB, serta Dinsos, yang kemudian diatur dalam Perbup," jelas Hasbi.
Selain itu, kata Hasbi, pengadaan sepmor itu juga dilakukan karena yang lama sudah tak layak lagi, yakni Suzuki Smash 110 CC yang pengadaannya dilakukan pada 2009 semasa Bupati Drs HM Gade Salam (almarhum).
Patut dicatat, kendaraan operasional keuchik yang dilakukan pengadaan pada 2009 lalu masa kepemimpinan sosok Bupati Drs HM Grade Salam berupa Suzuki Smash 110 CC dinilai tidak layak lagi dengan usia 15 tahun.
Lebih dari itu, kata Hasbi, sesuai kesepakatan sepmor ini juga bakal dijadikan sebagai kendaraan pendukung PKK, yaitu sebagai becak motor.
Pengadaan sepmor ini, kata Hasbi juga sebagai penghargaan karena selama empat tahun terakhir Pidie Jaya memperoleh reward sebagai kabupaten yang selalu merealisasikan Dana Desa (DD) tercepat di Aceh.
Baca juga: Masa Berlaku Paspor Anak Masih 5 Tahun, Pemohon di Lhokseumawe Mayoritas Hendak ke Malaysia
| Dosen dan Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah Pulihkan Akses Air Bersih dan Sanitasi di Pidie Jaya |
|
|---|
| Puskesmas Meureudu Dapat Ambulans Bantuan Presiden, Diserahkan Bupati Nyak Syi |
|
|---|
| Jembatan Aramco Rampung, Akses Bagi Warga Panton Raya–Tampui, Pijay Lancar |
|
|---|
| Saat Talkshow, Direktur UJA Ulas Kemandrian Pesantren DJA, Sedekah Rp 1.000 dan Bangun Rumah Duafa |
|
|---|
| Rumah Bantuan Kadin untuk Penyintas Banjir di Pidie Jaya Hampir Rampung, Begini Bentuknya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Hasbi-soal-sepmor-keuchik.jpg)