Breaking News

Perang Iran vs Israel

Israel Dicap Pengecut oleh Yaman: Zionis Pilih Serang Gaza dengan Metode Teroris daripada Lawan Iran

“Israel saat ini adalah entitas kriminal dan agresif yang menggunakan metode teroris. Israel pengecut untuk menanggapi serangan Iran,"

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Twitter-X/Twitter-X
Pengawal Revolusi Iran meluncurkan Drone Kamikaze dan Rudal Balistik, ke Israel, Minggu (14/4/2024). Apa itu Operasi Janji Setia? Serangan balas dendam Iran kepada Israel buntut tewasnya jenderal IRGC. 

Israel Dicap Pengecut oleh Yaman: Zionis Pilih Serang Gaza dengan Metode Teroris daripada Lawan Iran

SERAMBINEWS.COM - Gerakan perlawanan Ansarullah di Yaman mengecap Israel pengecut karena tidak berani menanggapi serangan balasan Iran.

Bahkan, Israel lebih memilih untuk menggempur Gaza dengan metode teroris daripada menanggapi serangan balasan Iran.

Hal itu diungkapkan oleh Nasr al-Din Amer, wakil kepala layanan pers Ansarullah dalam sebuah wawancara dengan media Rusia, RT.

“Israel saat ini adalah entitas kriminal dan agresif yang menggunakan metode teroris,”

“Saat ini, (Israel) terlalu pengecut untuk menanggapi serangan Iran secara penuh. Namun kehati-hatian tetap diperlukan,” kata Amer.

Pejabat Ansarullah itu menggarisbawahi bahwa serangan balasan Iran terhadap Israel dengan rudal dan drone adalah efektif dan menghancurkan prestise negara Yahudi itu.

Baca juga: IRGC Dituduh Sebagai Teroris, Menlu Iran Peringatkan Uni Eropa: Hormati Tentara Negara Kami

“Hal ini berdampak besar pada jalannya peristiwa dan menghancurkan prestise Israel,” katanya.

“Serangan Iran efektif, kuat, dan bersejarah. Terlebih lagi, pembelaan diri adalah hak sah Iran,”

“Langkah ini menunjukkan dukungan besar Teheran terhadap rakyat Palestina yang tertindas.”

Dalam serangan multi-cabang, yang dijuluki Operasi Janji Sejati, angkatan bersenjata Iran pada 13 April meluncurkan ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel.

Hal ini sebagai tanggapan atas agresi rezim Zionis terhadap pemboman Keduataan Besar Iran di Damaskus pada 1 April.

Serangan udara Israel terhadap kompleks kedutaan Iran di Damaskus menewaskan dua jenderal Pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi dan Jenderal Mohammad Hadi Haji Rahimi, serta lima perwira pendampingnya.

Agresi rezim Israel terhadap kantor diplomatik Iran di Suriah menuai kecaman luas dari komunitas internasional,

dan misi tetap Iran untuk PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tanggapan Teheran terhadap agresi Israel adalah “pertahanan yang sah” sesuai dengan Piagam PBB.

Sebuah kapal Angkatan Laut AS di Laut Merah pada 19 Oktober 2023 menembak jatuh rudal dan drone yang ditembakkan oleh pemberontak Huthi yang didukung Iran di Yaman
Sebuah kapal Angkatan Laut AS di Laut Merah pada 19 Oktober 2023 menembak jatuh rudal dan drone yang ditembakkan oleh pemberontak Huthi yang didukung Iran di Yaman (AARON LAU / US NAVY / AFP)

Ansarullah Yaman 'Siap' Menghadapi segala kejadian

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved