Berita Pidie
10.199 Peserta Ikut UAS
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie mencatat 10.199 peserta dari SMP dan SD mengikuti ujian akhir sekolah (UAS) secara serentak.
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie mencatat 10.199 peserta dari SMP dan SD mengikuti ujian akhir sekolah (UAS) secara serentak.
Pelaksanaan UAS tersebut dilakukan selama tujuh hari mulai, Senin (6/4/2024) hingga Selasa (14/4/2024). Peserta yang mengikuti UAS sistem Computer Assisted Test (CAT) berjumlah 1.152 orang dari 16 SMP di Pidie.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie, Yusmadi Kasem MPd kepada Serambi, Senin (6/4/2024), mengatakan, pelaksanaan UAS yang diikuti peserta dari pelajar SMP dan murid SD mencapai 10.199 orang.
Ia menyebutkan, pelaksanaan UAS untuk SMP dengan sistem ujian dibagi dua. Adalah UAS sistem CAT dengan jumlah peserta 1.152 orang, dari 16 SMP di Pidie. Terdiri dari SMPN 1 Sigli, SMPN 2 Sigli, SMP Unggul Sigli dan SMPN 1 Peukan Pidie.
Berikutnya, SMPN 1 Padang Tiji, SMPN 1 Muara Tiga (Laweung), SMPN 2 Peukan Baro, SMPN 3 Indrajaya, SMPN 1 Tiro, SMPN 1 Tangse, SMPN 1 Mane, SMPN 1 Geumpang, YPPU Sigli, SMP Sukma Bangsa Caleue, dan SMP Unggul Iqra Sigli.
" Pelaksanaan UAS sistem CAT itu dilaksanakan tiga sesi per hari. SMP yang melaksanakan UAS sistem CAT adalah sekolah yang memiliki komputer," jelasnya.
Kata Yusmadi, untuk pelaksanaan UAS menggunakan kertas atau papertest, yang diikuti 3.331 pelajar SMP. Pelaksanaan UAS sistem papertest itu masih dilakukan, mengingat sebagian SMP di Pidie belum memiliki komputer.
" UAS yang dilaksanakan menggunakan papertest, satu hari hanya dua pelajaran diberikan kepada pelajar. Kita berharap bagi SMP belum memiliki komputer, hendaknya kedepan bisa membeli komputer," jelasnya.
Ia menambahkan, untuk UAS diikuti murid SD dengan peserta 5.716 orang dari 280 SD di Pidie, menggunakan sistem papertest. Dari 5.716 muris SD mengikuti UAS, yang rinciannya 2.912 murid SD laki-laki dan 2.804 murid SD perempuan. "Pelaksanaan UAS untuk murid SD dilakukan sistem papertest atau menggunakan kertas yang masih manual," pungkasnya. (naz)
Puluhan Pelajar Sakit
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie, Yusmadi Kasem menyebutkan, sekitar 41 pelajar SMP dan murid SD sakit, sehingga tidak bisa mengikuti UAS. Peserta UAS yang sakit terdiri dari SMP 14 orang dan SD 27 orang. Namun, Yusmadi tidak menyebutkan sakit apa yang dialami peserta UAS.
" Bagi pelajar SMP dan murid SD tidak bisa mengikuti UAS akibat sakit, maka peserta UAS yang sakit akan mengikuti ujian susulan di masing-masing sekolah," jelasnya.
Dikatakan, ujian susulan itu akan digelar tergantung sekolah masing-masing, yang jadwal pelaksanaannya mulai 15 hingga 18 Mei tahun 2024.
Di sisi lain, kata Yusmadi, jadwal pengumuman UAS akan diumumkan pada 10 Juni tahun 2024. Sementara untuk murid SD kelas VI dan kelas 3 SMP tidak lagi mengikuti aktivitas belajar.
"Mereka yang sudah mengikuti UAS hanya menunggu kelulusan. Sementara siswa yang lain masih aktif belajar. Kalau libur belajar serentak akhir Juni 2024," ujarnya.(naz)
| PUPR RI Bangun Proyek Enam Madrasah di Pidie, Kankemenag Usulkan 22 Madrasah |
|
|---|
| Dana Desa di Pidie Gagal Ditarik, Uang 100 Miliar ‘Mati’ |
|
|---|
| Sertijab Direktur Baru, Bupati Pidie Minta Perumdam Tirta Mon Krueng Baro Berikan Kontribusi PAD |
|
|---|
| Bupati Pidie Hadiri Sertijab Direktur Perumdam Tirta Mon Krueng Baro |
|
|---|
| Pembangunan 12 Unit Huntara di Blang Pandak Tangse Terus Dikebut, Kuras Dana BTT Rp 600 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kadisdikbud-Pidie-Yusmadi-Kasem.jpg)