Selasa, 2 Juni 2026

Alami Stroke di Malaysia, PPAM dan Haji Uma Bantu Pulangkan Pekerja Asal Pidie Jaya

Proses rujukan ke RSUDZA Banda Aceh difasilitasi oleh Haji Uma melalui stafnya untuk proses administrasi sehingga setiba di Instalasi Gawat Darurat

Tayang:
Penulis: Muhammad Hadi | Editor: Amirullah
For Serambinews
Anita (44) Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pidie Jaya yang mengalami stroke saat bekerja di Malaysia akhirnya berhasil dipulangkan ke tanah air dan tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Kabupaten Aceh Besar, Rabu (5/6/2024) sore. 

SERAMBINEWS.COM, Banda Aceh - Anita (44) Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pidie Jaya yang mengalami stroke saat bekerja di Malaysia akhirnya berhasil dipulangkan ke tanah air dan tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Kabupaten Aceh Besar, Rabu (5/6/2024) sore.

Tiba di bandara SIM bersama seorang pendamping, Anita dijemput oleh pihak keluarga bersama tim dari Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan Staf Ahli anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma.

Setelah beberapa waktu beristirahat dan dilakukan pendataan di Help Desk Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Bandara SIM, Anita langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) guna menjalani perawatan medis dengan kenderaan yang difasilitasi BP3MI Aceh.

Proses rujukan ke RSUDZA Banda Aceh difasilitasi oleh Haji Uma melalui stafnya untuk proses administrasi sehingga setiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) langsung ditangani oleh tim medis. Selain itu, Haji Uma juga betkomitmen akan membantu biaya kebutuhan pendampingan Anita selama dirawat dirumah sakit.

Dari informasi Abu Saba, Staf Penghubung Haji Uma dan Teuku Ricky (Ketua PPAM) yang turut membantu proses pengurusan pemulangan Anita di Malaysia, ibu dua anak ini kurang lebih telah setahun bekerja di Malaysia mengalami hipertensi yang selanjutnya menyebabkan stroke sehingga harus dipulangkan ke Aceh.

Proses pengurusan pemulangan Anita dari Malaysia sempat mengalami kesulitan dan membutuhkan waktu hampir seminggu sebelum berhasil dipulangkan ke Aceh dengan biaya mencapai Rp 5.850.000.

Biaya pemulangan Anita sendiri tersebut merupakan bantuan dari sejumlah pihak, antara lain dari warga Meunasah Paru di Malaysia Rp 2.870.000, salah satu pihak keluarga Rp 580,000, bantuan warga Aceh yang dikumpulkan kerabat Anita di Malaysia Rp.1.000.000 serta bantuan Haji Uma Rp. 1.400.000.

Sementara itu, anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma mengucapkan rasa syukurnya karena pada akhirnya Anita dapat dipulangkan ke Aceh dan langsung mendapat perawatan di RSUDZA Banda Aceh.

"Syukur Alhamdulillah, akhirnya saudari kita Anita dapat dipulangkan dan langsung kita fasilitasi rujukan ke RSUDZA Banda Aceh guna mendapat perawatan intensif atas kondisinya", ujar Haji Uma.

Haji Uma juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam membantu pemulangan, baik itu keluarga maupun kesatuan warga Aceh di Malaysia, khususnya Ketua PPAM Teuku Ricky dan Abu Saba, komunitas Pemuda Paru yang bekerja di Malaysia serta pihak BP3MI Aceh yang memfasilitasi penjemputan di Bandara SIM Aceh Besar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved