Rabu, 3 Juni 2026

Info Haji Aceh

Banyak Jamaah Haji Aceh Tawaf Ifadhah Mandiri

sebagian dari mereka mampu melaksanakan beberapa rukun dan wajib haji secara mandiri, tidak terikat pada jadwal pendampingan dari penyelenggara

Tayang:
Editor: mufti
for serambinews
MELAPORKAN DARI MEKKAH - Kontributor Serambi Indonesia, Hasan Basri M Nur, melaporkan suasana haji dan kegiatan jamaah haji Aceh dari Mekkah, Arab Saudi. 

HASAN BASRI M NUR, Kontributor Serambi Indonesia, Melaporkan dari Mekkah

Terdapat perkembangan bagus pada jamaah haji asal Aceh tahun 2026. Sebagian dari mereka sudah paham tata cara dan tahapan ibadah haji. Hasilnya, sebagian dari mereka mampu melaksanakan beberapa rukun dan wajib haji secara mandiri, tidak terikat pada jadwal pendampingan dari penyelenggara.

Sekembali dari rangkaian pelaksanaan rukun dan wajib haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), jamaah haji Aceh masuk pada tahapan lanjutan yaitu Tawaf Ifadhah, Sa’i dan Tahallul Tsani di Mekkah, tepatnya dalam Kompleks Masjidil Haram.

Amatan Serambi, sebagian dari jamaah haji Aceh memilih pelaksanaan secara mandiri ketiga rukun haji tersebut. Amiruddin bin Anasruddin, jamaah asal Banda Aceh, memilih pelaksanaan Tawaf Ifadah bersama istrinya pada Senin pagi, setelah kondisi badan menjadi bugar kembali.

Sebelumnya, pembimbing ibadah Tgk Zulkarnaini SAg MA telah menyediakan waktu khusus bagi pendampingan Tawaf Ifadhah dan Sa’i, pada Minggu malam (31/5/2026). Namun kenyataannya banyak jamaah belum berada dalam kondisi fit setelah tiba dari Mina dan mereka memilih melaksanakan ketiga rukun haji tersebut secara mandiri. 

Ketua Rombongan 8 dari Kloter 14 Aceh, H Muhammad Al-Kautsar SSos, menyebutkan, dia selaku ketua rombongan sudah memberi tahu kepada jamaah bahwa pelaksanaan Tawaf Ifadhah dan Sa’i secara berkelompok digelar pada Minggu malam. “Tetapi, kami memberi kebebasan untuk menentukan jadwal sendiri bagi jamaah yang memiliki halangan tertentu seperti stamina yang belum pulih,” ujar Kautsar yang alumnus Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry 2010 ini.

Inspektur Wilayah III Kementerian Haji dan Umrah RI, Mulyadi Nurdin Lc MH, menyambut positif adanya peningkatan pemahaman dari jamaah haji Aceh tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji sehingga mampu menunaikan rukun dan wajib haji secara mandiri. "Jamaah haji perlu mengikuti arahan petugas agar berjalan tertib. Kalau diberi kebebasan, ya ikuti saja," ujar Mulyadi saat meninjau lokasi penginapan jamaah asal Sumut dan Aceh di Kawasan Jarwal, Mekkah, Senin (1/6/2026) siang.

Mulyadi yang alumnus Universitas Al-Azhar Mesir menambahkan, jamaah haji memang harus memahami dan menghayati setiap amalan yang mereka kerjakan. "Andai ada jamaah yang terpisah dari rombongan maka mereka dapat melanjutkan sendiri ibadahnya tanpa ketergantungan pada pembimbing,” katanya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved