Senin, 11 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Stok Hewan Ternak di Aceh Besar Jelang Kurban 5.322 Ekor, Minat Beli Warga Menurun

"Kalau kita lihat daya beli dari hasil pemantauan kita, sedikit berkurang tapi tidak terlalu signifikan," pungkasnya.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ INDRA WIJAYA
Ilustrasi - Sejumlah hewan ternak untuk kurban di Pasar Hewan Sibreh, Aceh Besar, Rabu (6/7/2022). 

"Kalau kita lihat daya beli dari hasil pemantauan kita, sedikit berkurang tapi tidak terlalu signifikan," pungkasnya.

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Menjelang Raya Idul Adha 1445 hijriah, stok ketersedian hewan ternak untuk kurban di Aceh Besar mencapai 5.322 ekor.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar melalui Kepala Bidang Peternakan, Uzir SPt MSi kepada Serambi, Kamis (6/6/2024).

Dia mengatakan, untuk hewan ternak jenis sapi sebanyak 2.888 ekor, kerbau 567 ekor, kambing 1.760 ekor dan domba sebanyak 107 ekor.

"Jadi total ada 5.322 stok hewan ternak untuk kurban yang kita data. Jumlah tersebut terbilang mencukupi kebutuhan masyarakat untuk berkurban," kata Uzir.

Untuk saat ini kata Uzir, harga jual daging per kilogramnya di Aceh Besar mulai dari Rp 160 ribu dan paling tinggi Rp 180 Ribu per kilogramnya.

Sementara untuk stok ayam ras yang tercatat di Aceh Besar sebanyak 35.308 ekor dengan harga jual Rp 50 hingga Rp 60 ribu dan ayam buras 7.062 ekor dengan harga jual kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu.

"Intinya untuk stok ternak di Aceh Besar cukup pada Hari Raya kurban nanti," ujarnya.

Baca juga: Niat Kurban untuk Diri Sendiri dan Orang Lain, Lengkap dalam Bahasa Arab dan Latin

Dari segi kesehatan ternak sendiri kata Uzir, saat ini pihaknya memiliki 12 Puskeswan yang tersebar di beberapa titik di Aceh Besar.

Dia mengatakan, setiap Puskeswan memiliki dokter hewan dan petugas medis sekitar 5-7 orang.

"Jadi walaupun belum cukup, tapi bisa memantau setiap ternak warga. Meski tahun lalu kita dibayangi virus PMK, saat ini dalam enam bulan terakhir tidak ditemukan adanya gejala PMK," ungkapnya.

Sementara itu lanjut Uzir, dari segi minat membeli hewan ternak untuk kurban saat ini sedikit mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

"Kalau kita lihat daya beli dari hasil pemantauan kita, sedikit berkurang tapi tidak terlalu signifikan," pungkasnya.(*)

Baca juga: Persediaan Ternak untuk Meugang dan Kurban di Bireuen Memadai, Ini Rincian Stoknya

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved