Minggu, 10 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Dukung SPAM Regional Krueng Brayeun, Ghufran Gelar Rapat di Warung Warga

Anggota DPR RI Komisi V, H. Ghufran, MA melakukan langkah terobosan untuk mempercepat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional I

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
RAPAT KOORDINASI - Anggota DPR RI Komisi V, H. Ghufran, MA melakukan langkah terobosan untuk mempercepat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional I Aceh Besar-Banda Aceh. Rapat koordinasi lapangan bersama jajaran pimpinan daerah dan pusat dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK)Aceh Tommy Permadhi, ST, MT, Perwakilan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh Ir. Jalaluddin, MT, serta Asrizal, ST, M.Si perwakilan dari Dinas Perkim Provinsi Aceh. 
Ringkasan Berita:Anggota DPR RI Komisi V, H. Ghufran menggelar rapat koordinasi di warung warga kawasan Brayeun untuk mempercepat pembangunan SPAM Regional Aceh Besar–Banda Aceh.
 
Rapat dihadiri Bupati Aceh Besar Muharram Idris bersama perwakilan balai kementerian dan Pemko Banda Aceh guna membahas hambatan teknis proyek penyediaan air bersih.
 
Pertemuan di lokasi sumber air baku Brayeun ini menekankan percepatan pembebasan lahan dan sinkronisasi pusat-daerah agar pembangunan infrastruktur segera dimulai.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Anggota DPR RI Komisi V, H. Ghufran, MA melakukan langkah terobosan untuk mempercepat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional I Aceh Besar-Banda Aceh. 

Bertempat di sebuah warung milik warga di kawasan wisata Brayeun, Ghufran menggelar rapat koordinasi lapangan bersama jajaran pimpinan daerah dan pusat.

Rapat itu membahas hambatan teknis proyek strategis tersebut. 

Pertemuan lintas instansi ini dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK)Aceh Tommy Permadhi, ST, MT, Perwakilan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh Ir. Jalaluddin, MT, serta Asrizal, ST, M.Si perwakilan dari Dinas Perkim Provinsi Aceh.

Baca juga: Kursi Mulai Rusak, Bupati Aceh Besar Dukung Pengadaan Mobiler SDN Limpok

Dalam rapat itu, Ghufran menegaskan bahwa kehadiran seluruh pemangku kepentingan di lokasi sumber air baku Brayeun adalah bentuk komitmen nyata dalam menuntaskan krisis air bersih di Aceh Besar dan Banda Aceh. 

Rapat yang digelar di warung warga tersebut bertujuan agar para pengambil kebijakan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat yang terdampak pembangunan.

"SPAM Regional Brayeun adalah kunci ketahanan air untuk dua wilayah. Kami hadir di sini bersama Bupati, Balai, dan Pemerintah Provinsi untuk memastikan sinkronisasi antara pembebasan lahan oleh daerah dan pembangunan fisik oleh pusat berjalan tanpa sumbatan," ujar Ghufran.

Baca juga: Siapa Mengendalikan Pertumbuhan Banda Aceh-Aceh Besar?

Sambut positif

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut positif inisiatif ini. 

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten terus memacu proses pembebasan tanah di area intake agar pembangunan infrastruktur oleh Kementerian PU melalui Balai Cipta Karya dan BWS dapat segera dimulai.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved