Sabtu, 18 April 2026

Sabang

Pra HANI 2024, BNN Kota Sabang Bentuk Penggiat P4GN

Workshop Penggiat P4GN atau Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika diikuti oleh 20...

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang melaksanakan kegiatan Workshop Tematik Penggiat P4GN di Lingkungan Instansi Pemerintahan, di Ruang Theater Museum Sabang, Selasa (11/6/2024). Pra HANI 2024, BNN Kota Sabang Bentuk Penggiat P4GN. 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang melaksanakan kegiatan Workshop Tematik Penggiat P4GN di Lingkungan Instansi Pemerintahan, di Ruang Theater Museum Sabang, Selasa (11/6/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) menyambut Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2024.

Workshop Penggiat P4GN atau Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika diikuti oleh 20 orang peserta dari instansi pemerintah daerah, instansi vertikal dan tokoh masyarakat yang dibuka secara langsung oleh Kepala BNN Kota Sabang Hasnanda Putra, ST, MM, MT. 

Turut hadir Kasubbag Umum Dahlia Sungkar, SE dan Katim P2M Supriadi, ST selaku penanggungjawab kegiatan.

Dalam sambutan pembukanya, Hasnanda menyampaikan bahwa tujuan dari Workshop ini untuk mensinergikan program P4GN dengan pemangku kebijakan di Instansi yang ada di Kota Sabang.

“Kegiatan ini kita harapkan dapat mensinergikan upaya P4GN yang digencarkan oleh BNN dengan dukungan dari berbagai instansi, guna mewujudkan Sabang yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ucap Hasnanda.

Sementara itu, Om Has julukan baru yang diprakarsai oleh Kepala BNNP Aceh untuk Kepala BNN Sabang ini juga mengingatkan akan pentingnya peran dari orang tua sebagai benteng utama dalam mengawasi dan menjaga lingkungan anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

“Seringkali kita melihat fenomena saat ini, ketika orang tua sibuk bekerja, anak menjadi murung atau lebih senang berdiam diri dikamar, ini perlu diawasi bapak ibu. Hal-hal kecil demikian dapat memicu timbulnya penyalahgunaan narkoba, kami berharap bapak ibu yang hadir dapat menjaga lingkungan anak agar tidak menyalahgunakan narkoba,” tutup Om Has.

Pada kesempatan kali ini, BNN Kota Sabang mengundang Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang H. Samsul Bahri, S. Ag sebagai pemateri pertama terkait Sinergi Program Keagamaan dengan Upaya P4GN dan Dampak Bagi ASN yang menggunakan Narkoba.

"Penyalahgunaan narkoba dikalangan pegawai merupakan masalah yang serius, ini dapat mengganggu kinerja dan produktivitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Kakankemenag Sabang.

Di sisi lain, Samsul Bahri juga memberikan gambaran kegiatan yang dapat dilakukan di instansi untuk mensinergikan dengan program P4GN.

"Kemenag terus bersinergi dengan BNN, adanya MoU, kemudian pelaksanaan deteksi dini bagi Catin atau calon pengantin dan pegawai di lingkungan Kemenag. Di sela kegiatan lainnya, kami juga kerap mengadakan penyuluhan bahaya narkoba secara mandiri bagi jajaran terkait,” jelas Samsul Bahri.

Senada dengan itu, Pemateri kedua yang merupakan Akademisi H. Hasanuddin, M.Ed atau Tu Sudan menyampaikan materi terkait Produktivitas Diri dalam Pendekatan Agama guna menjauhi peredaran narkoba.

"Untuk membentuk ketahanan diri yang kuat dari peredaran narkoba, bisa dilakukan aktivitas berkaitan dengan agama, seperti memakmurkan tempat-tempat ibadah serta mengaktifkan kegiatan Majelis Ta’lim. Karena pendekatan agama adalah solusi bagi semua permasalahan yang kita alami,” kata Tu Sudan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved