Serambi Awards 2024
RSUDZA Hasilkan Beragam Inovasi, Mulai dari TAGTO hingga Ketan Durian
RSUDZA Banda Aceh meraih prestasi bergengsi pada ajang Top BUMD Awards 2024 sebagai Top BUMD Awards 2024 #RSUD Bintang 4. Penghargaan ini diterima...
Penulis: Said Kamaruzzaman | Editor: IKL
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - RSUDZA Banda Aceh meraih prestasi bergengsi pada ajang Top BUMD Awards 2024 sebagai Top BUMD Awards 2024 #RSUD Bintang 4. Penghargaan ini diterima RSUDZA Banda Aceh pada Acara Puncak Penghargaan TOP BUMD Awards 2024 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/3/2024).
Direktur RSUDZA, dr Isra Firmansyah, SpA, PhD, FISQua mendapatkan penghargaan sebagai Top CEO BUMD, sedangkan Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah MSi sebagai Top Pembina BUMD 2024.
Prestasi membanggakan ini diraih berkat kinerja positif RSUDZA dari tahun ke tahun dan beragam inovasi yang telah dilakukan. Dua di antaranya TAGTO dan Putroe. Kedua inovasi ini sukses mencuri perhatian dewan juri yang diketuai oleh Prof Dr Djohermansyah Djohan MA dan telah mendapat apresiasi baik di tingkat daerah maupun nasional.
"Di bidang layanan pelanggan kami memiliki 22 produk inovasi RSUDZA yang kita ikutkan ke berbagai event baik tingkat regional maupun tingkat nasional," ungkap Wakil Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia RSUDZA, dr Arifatul Khorida MPH, saat mengikuti wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2024 secara daring, Rabu (13/3/2024).
"Alhamdulillah salah satunya adalah inovasi TAGTO, Terapi Ablasi Gondok Tanpa Operasi mendapatkan predikat Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB Tahun 2022 dan inovasi Putroe yang berarti minum obat setiap hari untuk pasien TBC itu mendapatkan Juara 2 Open Innovation Faskes tingkat nasional tahun 2023 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan" kata Arifatul.
Inovasi TAGTO merupakan program layanan terapi ablasi gondok tanpa operasi. Melalui inovasi tersebut, pasien dapat sembuh dari penyakit gondok dengan meminimalisasi rasa sakit dan efek samping yang rendah dengan pembiayaan oleh pemerintah melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional. Sedangkan inovasi Putroe berasal dari bahasa Aceh: Pajoh Ubat Tiep Uroe yang berarti minum obat setiap hari bagi penderita Tuberculosis (TBC), resisten obat berupa layanan khusus berbasis aplikasi WhatsApp.
Melalui inovasi tersebut dapat dipantau pasien untuk meminum obat secara rutin tanpa harus datang ke rumah sakit dan tingkat kesembuhan hingga seratus persen.
Dalam presentasinya berjudul Penguatan Tata Kelola dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan RSUDZA, inovasi bisnis yang tak kalah menarik, yakni Ketan Durian (Kendali Kegiatan Dokter Spesialis dalam Bingkai Pelayanan).
Inovasi tersebut merupakan upaya RSUDZA memberikan layanan terbaik melalui dokter spesialis sehingga semua pasien mendapatkan layanan pengobatan terbaik berdasarkan kebutuhan atau keluhannya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rsudza-110624-a.jpg)