Jelang PON XXI

Agustus, Venue PON Bisa Dipakai

melakukan peninjauan kesiapan renovasi dan pembangunan venue cabang olahraga bersama Kementerian terkait dan KONI Pusat.

Editor: mufti
For Serambinews.com
Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, SE, MSi bersama Ketua Harian PB FASI, Marsda TNI Andi Wijaya meninjau kesiapan venue Euro Sport PON XXI di Bandara Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (27/6/2024). 

Hadirkan Kearifan Lokal

Pembukaan PON XXI Aceh-Sumatera Utara yang dijadwalkan pada 8 September 2024 akan sarat dengan kearifan lokal dan budaya lokal. Kadispora sekaligus Sekum PB.PON XXI wilayah Aceh M.Nasir Syamaun, menjelaskan persiapan hebat konsep Opening Ceremony yang dipadukan dengan kearifan lokal.

“Opening Ceremony diselenggarakan jam 20.10-23.30 WIB. Kita menyelenggarakan acara setelah jam shalat Isya, jam 20.10 WIB. Ini kearifan lokal,” kata Nasir di hadapan peserta Chef de Mission (CdM) Meeting II PON XXI 2024 di Hotel Hermes, Kota Banda Aceh. Nantinya, Stadion Harapan Bangsa akan diramaikan oleh sekitar 17.000 penonton dan defile melibatkan sekitar 3.000 orang. Nasir menjelaskan, fasilitas untuk ibadah shalat disediakan di beberapa titik SHB.

Penampilan budaya khas Aceh juga meramaikan kegiatan akbar tersebut. Kini, SHB tengah dikebut agar mampu menjadi tempat pelaksanaan Opening Ceremony yang baik. “SHB dikerjakan oleh 1.000 pekerja, kita yakini bisa dikejar akhir Juli 2024,” sebut Nasir Syamaun. Diceritakan juga, atensi pemerintah pusat menjadi alasan semakin banyaknya pekerja.

Keberhasilan PON XXI di Aceh diharapkan mampu memberikan dampak bagi perekonomian yang besar.

Tak ketinggalan, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XXI Aceh-Sumut 2024, Mayjen TNI Purn Dr.Suwarno menerangkan pentingnya memfasilitasi kontingen, khususnya ofisial dan ekstra ofisial. Pasalnya, para atlet membutuhkan dukungan pihak tertentu sehingga tidak bisa dijadikan standarisasi berdasarkan persentase atlet.

“Sebagai contoh, ada 23 atlet sepak bola, dan ofisial 7 orang (itu cukup). Yang agak susah atlet olahraga individu, misalnya selam kolam, setiap nomor mungkin pelatihnya dan ofisialnya beda-beda, justru mereka minta ekstra ofisial,” jelasnya.

“Kalau ofisial wajib 50 persen, kalo ekstra ofisial bayar penuh,” sambungnya sembari berpesan agar PB.PON XXI wilayah Aceh dapat mempersiapkan lebih baik, khususnya dalam hal akomodasi.

PON XXI mempertandingkan 33 cabang olahraga di Aceh. Total 43 disiplin, 515 nomor pertandingan dihelat pada venue yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Nantinya sekitar 6.854 atlet akan berlaga di Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Barat, dan Aceh Tenggara.(sak)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved