Info Musik
Ketahui Bagaimana Musik Dapat Mempengaruhi Hidup Seseorang
Menurut penelitian dari Universitas Groningen, musik memiliki kekuatan untuk mengubah suasana hati dan persepsi seseorang.
SERAMBINEWS.COM - Menurut penelitian dari Universitas Groningen, musik memiliki kekuatan untuk mengubah suasana hati dan persepsi seseorang. Mendengarkan musik sedih atau bahagia dapat mempengaruhi apa yang diperhatikan oleh seseorang. Dilansir oleh situs Mp3Juice, Musik juga dapat mempengaruhi kesehatan mental, seperti mengurangi depresi dan meningkatkan produktivitas.
Namun, bagi orang dengan depresi klinis, mendengarkan musik sedih dapat membuat mereka merasa lebih buruk. Musik juga dapat mempengaruhi tindakan sederhana seperti pengeluaran uang dan tingkat kebahagiaan seseorang. Akan tetapi, tidak jarang musik juga dapat menjadi pemicu pemikiran agresif atau mendorong kejahatan.
Pengaruh Musik terhadap Emosi dan Perilaku
Musik memiliki pengaruh yang kuat terhadap emosi dan perilaku seseorang. Musik dapat mempengaruhi suasana hati dan mampu menciptakan perubahan dalam perilaku individu. Dalam penelitian yang dilakukan, tertuju pada pengaruh musik terhadap emosi siswa SMA YPPK Asisi Sentani. Dalam penelitian ini, pengaruh positif musik terhadap siswa teramati, termasuk peningkatan kebahagiaan yang mengarah pada peningkatan hormon yang terkait dengan kegembiraan.
Salah satu penemuan menarik adalah seberapa musik memiliki efek positif pada tubuh selama berolahraga, seperti jogging, dengan memotivasi individu menjadi lebih bersemangat. Musik memiliki kemampuan untuk menggerakkan tubuh dan merangsang aktivitas fisik, membantu dalam meningkatkan performa dan durasi latihan.
Selanjutnya, musik juga memiliki kemampuan unik dalam mempengaruhi emosi seseorang. Mendengarkan musik sedih sering kali dikaitkan dengan perasaan sedih dan bahkan menangis karena pengaruh emosi yang terwujud dalam musik. Hal ini dapat menggambarkan kekuatan musik dalam membangkitkan emosi dan menghubungkan individu dengan perasaan yang sama.
Hormon seperti kortisol, serotonin, dan oksitosin dilepaskan sebagai respons terhadap mendengarkan musik, yang mempengaruhi tingkat stres, sistem kekebalan tubuh, dan ikatan sosial. Musik juga telah ditemukan mempengaruhi keadaan mood, dengan musik ceria meningkatkan suasana hati dan musik sedih menyebabkan perasaan depresi. Terlebih lagi, jenis musik yang didengarkan dan emosi individu pada saat itu dapat meningkatkan efek emosional yang dirasakan.
Studi juga menggambarkan musik sebagai rangsangan yang kuat untuk otak, dengan pengaruhnya pada aspek kognitif dan emosional dari sistem saraf otak. Hal ini menunjukkan bahwa musik dapat mempengaruhi mood, pikiran, dan perasaan individu melalui pengaruhnya pada proses emosional dalam otak.
Tidak hanya mempengaruhi emosi, musik juga memberikan manfaat yang luas bagi kesehatan dan kesejahteraan individu. Musik telah dikaitkan dengan pengurangan tingkat stres, menyebabkan emosi positif, memberikan motivasi, meredakan rasa sakit, meningkatkan relaksasi, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Penelitian juga menekankan bahwa musik dapat mempengaruhi mood seseorang dengan merangsang daerah pemrosesan emosional di otak. Musik memungkinkan seseorang untuk merasa damai, mengevaluasi kemampuan berimajinasi mereka, dan mengurangi kelelahan setelah aktivitas fisik.
Koneksi musik dengan psikologi manusia memungkinkan musik untuk terintegrasi dalam kehidupan sosial, perilaku sehari-hari, dan pengalaman emosional individu. Musik diakui sebagai alat yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional seseorang, yang merupakan hal penting untuk keberhasilan dan pertumbuhan pribadi.
Dengan demikian, musik bukan hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga katalisator yang berpengaruh terhadap emosi dan perilaku manusia. Mengenali dan memanfaatkan pengaruh musik dengan bijak dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan mental dan psikologis seseorang.
Musik sebagai Pengungkap Emosi
Musik memiliki kekuatan luar biasa dalam mengungkapkan emosi dan berfungsi sebagai media komunikasi intrapersonal. Saarikallio (2007) telah menyatakan bahwa musik diakui sebagai hal penting dalam kehidupan remaja. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 200 pelajar Kristen di Lingkungan SMA Sultan Iskandar Muda Medan, musik terbukti memiliki kekuatan untuk mengantar dan menggugah emosi remaja.
Belajar dengan mendengarkan musik juga memiliki banyak manfaat. Musik dapat meningkatkan suasana hati, membuka peluang otak bekerja secara ringan, dan memberdayakan serta memaknai hidup. Musik memiliki efek ajaib dalam membebaskan manusia dari jeratan tekanan batin, kesepian, panik, dan gangguan mental lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Musik2906243.jpg)