Kajian Islam
Mandi Wajib Kamu Sudah Benar? Yuk Simak Tata Cara Mandi Wajib agar Sah dan Sempurna
Cara mandi wajib dengan meniatkannya dan mengguyurkan air keseluruh tubuh adalah benar dan sah. Tetapi dia telah meninggalkan beberapa sunah.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Mandi Wajib Kamu Sudah Benar? Yuk Simak Tata Cara Mandi Wajib agar Sah dan Sempurna
SERAMBINEWS.COM – Salah satu tujuan mandi wajib adalah untuk membersihkan diri dari hadas besar (keadaan junub).
Seseorang pria yang tidak melakukan mandi wajib setelah melakukan hal-hal yang menyebabkan dirinya keluar mani, maka dapat menghalangi dirinya melakukan beberapa ibadah.
Begitupun wanita yang telah berakhirnya masa haid atau lainnya, apabila ia tidak mandi wajib maka maka haram baginya melakukan beberapa ibadah.
Seperti yang terdapat dalam hadist riwayat Bukhari dari Abu Hurairah.
“Tidak akan diterima shalat orang yang hadats sampai ia wudhu (mandi besar).” (HR Bukhari dari Abu Hurairah).
Lantas, apakah kita selama ini telah melakukan mandi wajib dengan sah dan sempurna?
Baca juga: Boleh Menunda Mandi Wajib asal tak Lewat Batas Waktu Ini
Cara mandi wajib dengan meniatkannya dan mengguyurkan air keseluruh tubuh adalah benar dan sah.
Akan tetapi telah meninggalkan beberapa sunah yang tidak berpengaruh bagi keabsahan mandi.
Penjelasannya adalah bahwa mandi wajib itu ada yang sempurna dan ada yang sekedar sah.
Adapun yang sekedar sah, maka cukup bagi seseorang melakukan yang wajib saja tanpa melakukan perkara-perkara sunah.
Cukup baginya niat mandi wajib, kemudian mengguyurkan air ke seluruh tubuh dengan berbagai cara.
Apakah di bawah shower atau berendam di laut atau bak mandi atau berenang dan semacamnya, disertai dengan berkumur dan memasukkan air ke hidung.
Adapun mandi yang sempurna adalah dengan melakukan seperti yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, yaitu dengan melakukan seluruh sunah-sunah mandi.
“Cara yang sempurna. Yaitu dengan cara mandi sebagaimana mandinya Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Jika dia ingin mandi junub, maka dia harus mencuci kedua telapak tangannya,
| Buya Yahya Buka Suara soal Pelecehan Sesama Jenis oleh Tokoh Agama, Tegas Soal Hukuman: Dosa Besar |
|
|---|
| 7 Amalan Sunnah di Hari Jumat, Mulai Al Kahfi hingga Shalawat yang Buka Pintu Keberkahan |
|
|---|
| Banyak yang Salah! Buya Yahya Ungkap Cara Mencuci Baju Kena Najis di Mesin Cuci, Perlu Berkali-kali? |
|
|---|
| Was-Was dalam Niat Shalat, Buya Yahya Ingatkan Bahayanya dan Cara Mengatasinya |
|
|---|
| Sering Disalahpahami, Kurban Ternyata Bukan Ibadah Sekali Seumur Hidup, Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-mandi-wajib-mandi-junub.jpg)