Video

VIDEO Netanyahu Pasrah Umumkan Akhiri Perang di Rafah

Dalam rapat terbatas, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengisyaratkan akan menghentikan operasi militer di Rafah.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Dalam rapat terbatas, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengisyaratkan akan menghentikan operasi militer di Rafah.

Hal ini lantaran, operasi di Rafah tak juga menemui keberhasilan.

Dikutip dari Tribunnews, penghentian operasi militer di Rafah ini sekaligus bisa mengubah sifat perang di jalur Gaza.

Nantinya, IDF dilaporkan akan beralih pada fase terarah yang juga disertai oleh serangan udara.

Media Israel menyatakan bahwa dengan berakhirnya operasi Rafah, Israel secara praktis akan terlibat dalam negosiasi penyelesaian dengan Hizbullah di Lebanon di bawah mediasi Amerika Serikat.

Sementara itu, pengamat politik menyebut bahwa pejabat Israel saat ini mempertimbangkan tahap dua operasi udara di Gaza.

Yaron Avraham menilai bahwa nantinya, pasukan Zionis kembali mengulang serangan mereka. Layaknya motede yang terjadi dalam operasi di Al-Shujaiya.

Yang mana, Israel awalnya merasa mendapatkan kemenangan di wilayah Al-Shujaiya.

Sehingga, seusai meluaskan serangan, pasukan Zionis kembali ke wilayah Shujaiya dengan harapan mendapatkan kemenangan kembali.

Hanya saja, taktik itu salah kaprah, lantaran ketika wilayah Al-Shujaiya ditinggalkan, Hamas justru menanam kekuatan dan jebakan ekstra yang menghancurkan Zionis.

Menurut Yaron, Zionis berusaha melakukan hal yang sama di wilayah Rafah. (*)

Editor: Aldi Rani
Narator: Siti Masyithah

Baca juga: Penjajah, PM Israel Netanyahu Terang-terangan Ingin Dirikan Pemerintah Sipil di Gaza Pasca-Perang

Baca juga: Tel Aviv Memanas, Warga Israel Lempar Granat ke Rumah Netanyahu, Protes UU Perubahan Usia Wamil

Baca juga: Netanyahu Khawatir Ditangkap Jaksa Pengadilan Internasional sebelum Kunjungan ke AS pada 24 Juli

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved