Pidie
Dewan Minta Pemkab Segera Bertindak, Gajah Liar Injak-injak Tanaman Padi di Tiro
"Kita khawatir jika pemerintah memilih diam, maka masyarakat hilang kesabaran sehingga akan dilakukan hal-hal yang tidak kita inginkan...
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Ketua Komisi II DPRK Pidie, Fauzi jamil atau kerap disapa Keucik FauzI, kepada Serambinews.com, Sabtu (13/7/2024), mengungkapkan, Pemkab Pidie harus lebih serius lagi dalam penanganan gajah liar.
Sebab, keberadaan gajah sudah sangat meresahkan masyarakat sebagai petani.
Di Gampong Trieng Cudo, Kecamatan Tiro/Truseb, aksi kawanan gajah liar telah menginjak-injak tanaman padi yang telah subur, hingga rusak parah.
Hasil panen padi petani Tiro akan tidak maksimal nantinya, setelah tanaman padi rusak.
Untuk itu, kata politikus NasDem, sejatinya harus ada upaya permanen dari instansi terkait dan Pemerintah Pidie. Sebab, gajah yang merusak tanaman petani sudah seperti hama, yang keberadaan satwa hidup berkelompok itu sangat mengganggu.
"Kita khawatir jika pemerintah memilih diam, maka masyarakat hilang kesabaran sehingga akan dilakukan hal-hal yang tidak kita inginkan terhadap binatang yang dilindungi negara itu," ungkapnya.
Kata Keuchik Fauzi, dirinya sangat prihatin dan merasa bersedih terhadap gangguan gajah yang terus menerus dirasakan warga.
Terutama petani yang berdomisili di kawasan perkebunan atau gampong-gampong yang sering dilintasi kawanan gajah liar. Saban tahun petani diganggu kawanan gajah yang melintas. Gajah turun saat padi ditanam dan dipanen.
"Keberadaan gajah yang merusak tanaman padi dan tamaman di kebun, secara pasti telah meruntuhkan pundi-pundi ekonomi masyarakat yang bertani.
Petani kita saat ini hampir semuanya berada dalam kondisi terjepit ekonominya. Saya rasa kita telah memahaminya," kata Keuchik Fauzi.
Menurutnya, Pemkab Pidie harus dapat mengambil peran lebih dalam penanganan gangguan gajah. Sebab, masalah gangguan gajah telah lama dirasakan petani, tapi belum adanya solusi jitu dari pemerintah.
"Kami mendesak Pemerintah Pidie melalui Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, agar memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai petani yang terdampak dari gangguan gajah liar tersebut."
"Petani sudah merana, maka harus dibantu, agar petani bisa bangkit dari keterpurukan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Persawahan-di-Gampong-Trieng-Cudo.jpg)