Breaking News

Berita Bireuen

Keuchik Kuala Raja Bireuen Sebut Masyarakat Mendukung Kawasan Kampung Nelayan Modern

Tak hanya itu, lokasi ini juga menyediakan tempat bermain untuk anak, spot mancing, juga sebagai lokasi labuh kapal-kapal nelayan tradisional

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Hendra Cipta, Keuchik Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pantai Kuala Raja, di Desa Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Bireuen, merupakan salah satu desa pesisir tempat pendaratan dan ikan dan juga objek wisata pantai menjadi lokasi tujuan wisata pantai bagi warga Bireuen maupun kabupaten/kota lainnya.

Lokasi objek wisata setiap hari  terus saja didatangi warga untuk berwisata, bersama keluarga atau kerabatnya.

Lokasinya yang hanya berjarak 5 kilometer dari Kota Bireuen menjadikannya mudah diakses oleh pengunjung, terlebih pantai yang kini dikelola desa setempat juga menyediakan aneka fasilitas pendukung.

Selain berjejer puluhan kios, pengunjung juga disediakan tempat bersantai berupa jambo, mulai dari ukuran kecil hingga ukuran jumbo yang mampu menampung hingga 50 orang.

Tak hanya itu, lokasi ini juga menyediakan tempat bermain untuk anak, spot mancing, juga sebagai lokasi labuh kapal-kapal nelayan tradisional.

Baca juga: Kuala Raja Bireuen Akan Dijadikan Kawasan Kampung Nelayan Modern dengan Dana Rp 25 Miliar dari KKP

Lokasi wisata ini hanya tutup setiap hari Jumat, dengan batas aktivitas hingga pukul 17.30 WIB, dan pengunjung diwajibkan berpakaian islami serta menjaga ketertiban bersama.

Menyangkut akan dijadikan kawasan tersebut sebagai kawasan Kampung Nelayan Modern (Kalamo), Keuchik Kuala Raja Bireuen, Hendra Cipta kepada Serambinews.com, Jumat (26/7/2024) mengaku sangat senang dan diterima masyarakat.

Dijelaskan, masyarakat Kuala Raja sangat senang dengan program sebagai kawasan Kalamo.

Dengan adanya proyek tersebut dapat menambah PAD gampong, pendapatan masyarakat lebih meningkat daripada saat ini
nantinya. 

Misalnya, dengan adanya SPBUN, para nelayan membeli minyak lebih murah daripada membeli di tempat lain dan jauh lagi.

Selain itu, akan banyak nelayan akan singgah di Kuala Raja baik dari Jangka, Lakmana maupun daerah lainnya  karena sudah menjadi pelabuhan kabupaten nelayan mana saja dibolehkan singgah. 

Baca juga: Sosok Tgk Apa, Rahasia Hidup Sehat Imam Masjid, Qari Nasional dan Eks Pemain Bola di Usia 80 Tahun

Menyangkut tanggapan masyarakat, keuchik mengatakan memang awalnya program dari masyarakat.

Adanya program tersebut kawasan akan tertata lebih bagus lagi.

Beberapa bangunan akan dibongkar dan akan dibangun lebih indah lagi dan diatur kembali. 

Masyarakat tidak meminta ganti rugi karena melihat perkembangan kedepannya yang lebih bagus. 

“Tempat semakin indah dipastikan semakin ramai para pengunjungnya,” ujarnya. 

Dengan banyaknya pengunjung, para pedagang di kawasan pantai penghasilan semakin bertambah. 

Ditambahkan, ruas jalan yang saat ini masih berbantuan akan diaspal.(*)

Baca juga: Dana APBA Rp 19 Miliar, Tanggul Sungai Krueng Baru Labuhan Haji Barat Aceh Selatan Segera Dibangun

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved