Minggu, 19 April 2026

Video

VIDEO Perang Israel Hizbullah Bikin Iran-Rusia Bersatu, Nato Panas Dingin

Pasukan pertahanan AS khawatir invasi Israel ke Lebanon bisa berdampak panjang...

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Pasukan pertahanan AS khawatir invasi Israel ke Lebanon bisa berdampak panjang.

NATO khawatir bahwa nantinya Rusia ikut terlibat dan menyatukan kekuatan dengan Iran. Ketakutan pejabat AS ini disampaikan oleh pejabat AS pada Middle East Eye.

Hal ini seusai Intelijen AS mengklaim Rusia mempertimbangkan untuk mendukung Houthi yang juga dibantu Iran.

Bahkan, Rusia juga sudah menyatakan bahwa Putin mempertimbangkan menyediakan rudal balistik anti kapal untuk membantu Houthi.

Gagasan tersebut bukanlah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada November, Wall Street Journal melaporkan kelompok Wagner, paramiliter Rusia, berencana menyediakan sistem pertahanan udara Rusia kepada Hizbullah di Lebanon.

"Jika Israel menyerang di dalam Lebanon, kemungkinan besar hal itu akan mendorong hubungan militer Iran dengan Rusia semakin erat untuk membantu Hizbullah mempertahankan diri," ungkap William Usher, mantan analis senior Timur Tengah di CIA, kepada MEE.

Rusia sendiri saat ini memiliki kekuatan militer no 2 di dunia tepat di bawah Amerika Serikat.

Dengan penambahan kekuatan dengan Iran yang juga punya hulu ledak nuklir, bukan tak mungkin kekuatan dua negara ini bisa menjadi yang terkuat bahkan melebihi Amerika Serikat. (*)

Editor: Aldi Rani
Narator: Siti Masyithah

Baca juga: Israel tak Ingin Perang Habis-habisan dengan Hizbullah Melainkan hanya Serangan Menyakitkan

Baca juga: Pasokan Bahan Bakar Jet Tempur F-16 Israel Macet Kapal Tanker BBM Diblokir di Pelabuhan Gibraltar

Baca juga: Diam-diam Turki Lakukan Intervensi Militer untuk Hentikan Perang Israel di Gaza: Atas Nama Palestina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved