Video
VIDEO Rombak Strategi Pertahanan Secara Signifikan, AS Tidak Siap Hadapi Kemungkinan Perang Global
Komisi Kongres Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menentukan bahwa saat ini AS 'tidak siap menghadapi perang global'.
SERAMBINEWS.COM - Komisi Kongres Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menentukan bahwa saat ini AS 'tidak siap menghadapi perang global'.
Laporan tersebut merekomendasikan Washington untuk meningkatkan anggaran pertahanannya yang membengkak dan membangun aliansi yang dapat menyebabkan perang global.
Komisi Strategi Pertahanan Nasional AS, sebuah kelompok yang diamanatkan kongres dengan anggota yang dipilih langsung oleh anggota parlemen bipartisan, telah menetapkan bahwa Washington tidak siap menghadapi kemungkinan perang global dan harus merombak strategi pertahanan nasionalnya secara signifikan.
Dalam laporan setebal 132 halaman yang diterbitkan oleh RAND Corporation, komisi tersebut merekomendasikan agar Washington meningkatkan anggaran pertahanan tahunannya yang hampir $1 triliun ke “tingkat era Perang Dingin” dan mendesak pemerintah untuk “membina aliansi yang dapat menyebabkan perang global.”
Peningkatan anggaran pertahanan Washington diduga akan mengatasi kekurangan perekrutan, basis industri yang “sangat tidak memadai”, dan “ranah siber dan antariksa yang kekurangan dana.”
Mengutip "ancaman" global, seperti Tiongkok, Rusia, Korea Utara, dan Iran, komisi tersebut mendukung rekomendasinya pada tahun 2018 untuk meningkatkan anggaran pertahanan dasar sebesar 3 hingga 5 persen per tahun di atas inflasi. Anggaran pertahanan AS berfluktuasi antara 4,9 dan 16,9 persen selama Perang Dingin.
Laporan kongres diterbitkan hanya beberapa bulan setelah Pentagon gagal dalam audit tahunan independennya untuk tahun keenam berturut-turut, di mana para pejabat tidak dapat mempertanggungjawabkan lebih dari $3 triliun.
Awal tahun ini, lembaga pemikir yang berbasis di DC The Heritage Foundation menempatkan militer AS sebagai "lemah" dalam Indeks Kekuatan Militer Tahunan ke-10 dan menetapkan bahwa "kurangnya tindakan" dapat membuat Pentagon tidak dapat "mempertahankan kepentingan vital AS" di seluruh dunia.
Selama beberapa tahun terakhir, Washington telah menghadapi krisis perekrutan yang parah , yang pada tahun 2023 menyebabkan angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara gagal mencapai target perekrutan mereka dengan selisih yang signifikan karena berbagai masalah termasuk gaji yang buruk, fasilitas perumahan yang buruk, kekerasan fisik, meroketnya angka bunuh diri dan gangguan stres pascatrauma di antara anggota angkatan, dan ketidakpuasan atas perang abadi Washington oleh keluarga dan veteran militer.
Krisis ini diperparah oleh kepercayaan warga AS terhadap lembaga militer yang mencapai titik terendah sepanjang masa . Menurut jajak pendapat November 2022 oleh Ronald Reagan Institute (RRI), hanya 48 persen warga AS yang memercayai militer negaranya.(*)
VO: Dara Nazila
EV: Muhammad Aziz
| VIDEO Iran Pasang Ribuan Ranjau Laut untuk Jebak Kapal Perang AS di Selat Hormuz |
|
|---|
| VIDEO Korban Pelecehan Verbal Mahasiswa UI di Grup Chat Bicara Depan Umum |
|
|---|
| VIDEO Siaga Serangan Musuh, Iran Aktifkan Dua Markas Besar Sekaligus |
|
|---|
| VIDEO Hizbullah Jalankan Operasi Tangkap Tentara Musuh, Pemukim Israel Jadi Sasaran |
|
|---|
| VIDEO Kasus Pembuangan Bayi Terungkap, Dua Diamankan di Aceh Jaya |
|
|---|