Minggu, 3 Mei 2026

Video

VIDEO Media Inggris Bocorkan Dokumen Militer Iran, IRGC Pakai Satelit Mata-mata China

Militer Iran dikabarkan diam-diam menggunakan satelit mata-mata buatan China untuk memantau pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Militer Iran dikabarkan diam-diam menggunakan satelit mata-mata buatan China untuk memantau pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Satelit bernama TEE-01B itu diketahui diproduksi oleh perusahaan asal China dan diakuisisi Korps Garda Revolusi Islam Iran sejak akhir 2024.

Kabar Iran diduga memakai satelit buatan China untuk memantau pangkalan AS itu diterbitkan oleh media asing asal Inggris yakni Financial Times pada Rabu (15/4).

Media asal Inggris tersebut memuat laporan rahasia itu berdasarkan dokumen militer Iran yang dibocorkan.

Satelit itu diakuisisi Iran tak lama setelah diluncurkan ke luar angkasa dari wilayah China.

FT melaporkan bahwa sejumlah gambar diambil pada bulan Maret, tepat sebelum dan sesudah serangan drone serta rudal menghantam lokasi-lokasi pangkalan tersebut.

Sejumlah pangkalan penting menjadi target pemantauan intensif oleh Iran melalui satelit ini.

Di antaranya adalah Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi, Muwaffaq Salti di Yordania, serta area militer AS di Bahrain dan Irak.

Laporan FT juga mengungkap bahwa kesepakatan akuisisi tersebut turut mencakup akses IRGC ke stasiun bumi komersial yang dioperasikan leh Emposat.

Emposat merupakan penyedia layanan data dan kontrol satelit yang berbasis di Beijing dan memiliki jaringan luas yang mencakup wilayah Asia, Amerika Latin dan kawasan lainnya.

Hingga berita ini ditulis belum ada komentar dari pihak China maupun Amerika Serikat. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila

Baca juga: Trump Ultimatum Iran 48 Jam, Ribuan Pasukan AS Bergerak ke Timur Tengah

Baca juga: Iran Tuntut Ganti Rugi Rp4.300 Triliun, Ancam Pajaki Selat Hormuz di Tengah Negosiasi dengan AS

Baca juga: Trump Sebut Perang AS-Iran Hampir Selesai, Harapan Perdamaian Kian Terbuka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved