Daftar Perisitwa Penting yang Diperingati di Bulan Agustus 2024, HUT RI Hingga Hari Perdamaian Aceh
Peristiwa paling penting bagi masyarakat Aceh yakni Hari Perdamaian Aceh yang akan diperingati pada 15 Agustus 2024 nanti.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
Selanjutnya pada 1916, S.P. Mangkunegara VII membuat organisasi kepanduan sendiri di Tanah Air tanpa campur tangan Belanda.
Organisasi ini diberi nama Javaansche Padvinders Organisatie (JPO).
Namun pada zaman penjajahan Jepang, aktivitas organisasi kepanduan dan partai dilarang.
Berangkat dari situ, pada September 1945, sejumlah tokoh gerakan kepanduan berkumpul dan melakukan pertemuan di Yogyakarta.
Dari hasil kongres yang dilakukan tepatnya 27-29 September 1945, terbentuklah Pandu Rakyat Indonesia.
Presiden Soekarno merespon positif Gerakan Pandu ini, yang kemudian pimpinan pandu diberi amanat untuk mengefektifkan kepanduan sebagai komponen penting pembangunan bangsa.
Pada 30 Juli 1961, organisasi kepanduan berkumpul di Gelora Senayan.
Mereka berikrar untuk meleburkan diri ke dalam satu organisasi kepanduan yang bernama Gerakan Pramuka.
Kemudian, 30 Juli diperkenalkan sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka.
Selanjutnya pada tanggal 14 Agustus 1961, secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada masyarakat melalui Keppres Nomor 448 Tahun 1961.
Saat itu, Presiden Soekarno melantik Majelis Pimpinan Nasional (Mapinas) Kwartir Nasional (Kwarnas) dan Kwartir Nasional Harian (Kwarnari).
Kemudian setiap tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai Hari Pramuka.
Adapun Lambang Pramuka berupa Tunas Kelapa yang ada saat ini disahkan dalam Keppres Nomor 238 Tahun 1961.
Baca juga: Awal Mula Abdul Ghani dan Pramugari Cantik Main di Hotel, Kenalan di Pesawat
5. Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia atau Hari Ulang Tahun (HUT) Reoublik Indonesia menjadi hari paling penting dalam sejarah Indonesia.
Hari Kemerdekaan RI jatuh dan diperingati setiap tanggal 17 Agustus.
Momentum hari kemerdekaan ini tak pernah terlewatkan dan selalu dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air setiap tahunnya.
17 Agustus menjadi hari bersejarah karena pada momen tersebut perjuangan para pahlawan dalam melawan penjajah telah usai.
Tepatnya pada 17 Agustus 1945 tepat pada pukul 10.10 WIB di tempat kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur, Nomor 56, Jakarta, Presiden Pertama RI, Ir Soekarno didampingi Moh Hatta membacakan naskah proklamasi.
Dengan pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada dunia maka Indonesia telah dinyatakan sebagai negara baru yang memiliki kedudukan yang sama dengan negara-negara lain yang sudah melakukan Proklamasi Kemerdekaan.
Adapun tanggal 17 Agustus 2024 merupakan HUT ke-79 Republik Indonesia.
6. Hari Maritim Nasional
Hari besar nasional lainnya yang diperingati di bulan Agustus yakni Hari Maritim Nasional.
Hari Maritim Nasional adalah hari yang diperingati sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan besarnya potensi maritim di tanah air.
Hari Maritim Nasional juga menjadi momentum dalam rangka mengoptimalisasikan sektor maritim dalam mendukung rencana pemerintah untuk menjadikan maritim Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Di Indonesia ada dua versi untuk memperingati Hari Maritim Nasional, yaitu 21 Agustus dan 23 September.
Pemerintah Indonesia secara resmi mengatur dan menetapkan Hari Maritim Nasional pada 23 September berdasarkan SK Nomor 249 tahun 1964 yang diterbitkan Presiden Soekarno dalam Musyawarah Nasional (Munas) Maritim 1 yang berlangsung pada 23 September 1963.
Namun, masih ada beberapa pihak yang memperingati Hari Maritim Nasional pada 21 Agustus.
Peringatan Hari Maritim Nasional pada 21 Agustus didasari peristiwa 21 Agustus 1945.
Saat itu, angkatan laut Indonesia berhasil mengalahkan armada militer laut Jepang yang memiliki peralatan dan persenjataan lebih canggih.
Kemenangan ini kemudian menjadi dasar peringatan Hari Maritim Nasional, 21 Agustus.
Baca juga: Di Tengah Pelanggaran HAM di Gaza, Prancis Diam-diam Kirim Senjata ke Israel
Peristiwa dan event penting di Aceh
Selain hari besar nasional, di Aceh ada juga peristiwa dan event penting lain yang diperingati pada bulan Agustus.
Peristiwa paling penting bagi masyarakat Aceh yakni Hari Perdamaian Aceh yang akan diperingati pada 15 Agustus 2024 nanti.
Peringatan ini merupakan peringatan bersejarah 19 tahun lalu yang tak bisa dilupakan oleh masyarakat Aceh.
Selain itu, juga ada beberapa event lain yang bakal diperingati pada bulan Agustus 2024 ini. Berikut daftarnya.
1. HUT Bank Aceh
Di Aceh, event yang pertama diperingati pada bulan Agustus yakni Hari Ulang tahun Bank Aceh.
Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Aceh jatuh pada 6 Agustus, tepatnya pada Selasa (6/8/2024) lalu.
Berdasarkan sejarah, tanggal 6 Agustus sebenarnya bukan merupakan hari berdirinya bank lokal milik Pemerintah Daerah Aceh tersebut.
Dilansir dari laman resminya, Bank Aceh yang saat itu bernama PT Bank Kesejahteraan Atjeh, NV pertama sekali didirikan pada 7 September 1957 oleh beberapa orang yang mewakili Pemerintah Daerah.
Setelah beberapa kali terjadi perubahan Akte, pada 2 Februari 1960, Bank yang awalnya berstatus Perseroan Terbatan ini mendapat izin dari Menteri Keuangan dengan Surat Keputusan No. 12096/BUM/II dan Pengesahan Bentuk Hukum dari Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan No. J.A.5/22/9 tanggal 18 Maret 1960.
Lalu pada tanggal 7 April 1973, Gubernur Kepala Daerah Istimewa Aceh mengeluarkan Surat Keputusan No. 54/1973 tentang Penetapan Pelaksanaan Pengalihan PT Bank Kesejahteraan Aceh, NV menjadi Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh.
Peralihan status, baik bentuk hukum, hak dan kewajiban dan lainnya secara resmi terlaksana pada tanggal 6 Agustus 1973.
Tanggal inilah yang kemudian dianggap sebagai hari lahirnya Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh.
Kini bank yang telah berganti nama menjadi PT Bank Aceh itu telah konversi menjadi Bank Syariah.
Adapun tanggal 6 Agustus 2024 merupakan Hari Ulang Tahun ke-51 Bank Aceh.
Baca juga: 102 Calon Panwaslihcam Bireuen Ikut Wawancara, Pengumuman Lulus 12 Agustus
2. Hari Perdamaian Aceh
Perisitiwa penting selanjutnya yang diperingati pada bulan Agustus oleh masyarakat Aceh, yaitu Hari Perdamaian Aceh.
Hari Perdamaian Aceh diperingati dua hari sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya setiap tanggal 15 Agustus.
Hari Perdamaian Aceh merupakan hasil dari peristiwa bersejarah yang terjadi 19 tahun lalu, yaitu Perjanjian atau Kesepakatan Helsinki pada 15 Agustus 2005 silam.
Pada tanggal tersebut, Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sepakat mengakhiri konflik bersenjata dan melakukan penandatanganan nota kesepahaman damai atau memorandum of understanding (MoU).
Penandatanganan MoU ini berlangsung di Helsinki, Finlandia.
Diketahui, konflik antara Pemerintah RI dan GAM telah dimulai sejak 1976.
Konflik tersebut telah menewaskan banyak nyawa, sejumlah anak menjadi yatim, ayah dan ibu kehilangan buah hatinya dan masih banyak lagi.
Masa darurat Aceh diperparah dengan peristiwa bencana alam gempa dan tsunami yang dahsyat pada Desember 2024.
Kondisi inilah yang mengantarkan perdamaian di Aceh.
Pada 15 Agustus 2005, Dr Tgk Muhammad Hasan Di Tiro, sang Deklarator GAM sekaligus tokoh kunci perdamaian Aceh bersama elite GAM lainnya menyahuti tawaran RI untuk berdamai di Helsinki yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman.
MoU Helsinki berisi pernyataan komitmen kedua belah pihak untuk penyelesaian konflik Aceh secara damai, menyeluruh, berkelanjutan dan bermartabat bagi semua.
Ada 71 butir pasal kesepakatan yang dimuat dalam MoU Helsinki.
Di antaranya, Aceh diberi wewenang melaksanakan kewenangan dalam semua sektor publik, yang akan diselenggarakan bersamaan dengan administrasi sipil dan peradilan, kecuali dalam bidang hubungan luar negeri, pertahanan luar dan keamanan nasional.
Kemudian hal ikhwal moneter dan fiskal, kekuasaan kehakiman dan kebebasan beragama, di mana kebijakan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan Konstitusi.
Lahirnya MoU Helsinki menjadi akhir dari penderitaan masyarakat Aceh setelah konflik 29 tahun bergumul dalam perang.
Lalu 15 Agustus yang merupakan hari dilakukannya penandatangan MoU diperingati sebagai Hari Perdamaian Aceh.
(Serambinews.com/Yeni Hardika)
BACA BERITA LAINNYA DISINI
| Setelah Menguat, Harga Emas di Banda Aceh Kini Melemah Rp. 70.000 per Mayam, Edisi 20 Mei 2026 |
|
|---|
| Grab dan Gojek Kompak Hapus Program Langganan Mitra Ojol, Tarif Hemat Berpotensi Naik? |
|
|---|
| Mayoritas Harga Kebutuhan Dapur di Singkil Turun |
|
|---|
| Kode Redeem FF Terbaru 20 Mei 2026: Klaim Skin, Diamond, dan Bundle Gratis Hari Ini |
|
|---|
| Tetap Bertugas Meski Jadi Korban, Kapolda Aceh Beri Penghargaan pada Personel Polres Aceh Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-kalender-111.jpg)