Selasa, 5 Mei 2026

Sosok Veddriq Leonardo, Atlet Panjat Tebing Indonesia Peraih Medali Emas Pertama di Olimpiade Paris

Sosok Veddriq Leonardo menjadi atlet asal Indonesia pertama yang memenangkan emas Olimpade Paris.

Tayang:
Editor: Amirullah
FABRICE COFFRINI/AFP
Ekspresi pemanjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, saat meraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Kamis (8/8/2024) 

Prestasi

  1. 2023: Medali emas IFSC Climbing World Cup 2023 di Seoul, Korea Selatan
  2. 2021: Medali emas IFSC Climbing World Cup Salt Lake City (USA) 
  3. 2019: Medali emas PRA-PON XX Zona 3 (Sulawesi Selatan)
  4. 2019: Medali emas Asian Championship 2019 (Bogor) 
  5. 2019: Medali perak Asian Championship 2019 (Bogor) 
  6. 2019: Medali emas The Belt and Road ICMT Qinghai (China) 
  7. 2018: Medali perunggu IFSC World Cup Moscow (Rusia) 
  8. 2017: Medali perunggu Kejurnas FPTI XVI 2017 Yogyakarta 
  9. 2016: Medali perunggu Kejurnas Kelompok Umur 2016 Bangka

Sebagai informasi, Veddriq Leonardo berhasil mengharumkan nama Indonesia di pergelaran dunia dalam debutnya di Olimpiade Paris.

Hal ini lantaran Veddriq Leonardo menjadi orang Indonesia pertama yang mendapatkan medali emas di ajang Olimpiade Paris 2024.

Bahkan Veddriq Leonardo berhasil unggul tipis dari lawannya dengan selisih waktu 0,02 detik.

Atlet panjat tebing mengalahkan pemanjat peringkat kedua dunia di nomor speed, Wu Peng (China), pada partai final.

Itulah yang membuat Veddriq Leonardo keluar sebagai peraih medali emas di cabang panjat tebing.

Prestasi ini menjadikannya sebagai penyumbang medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade kali ini, sekaligus mengukuhkan julukannya sebagai "manusia laba-laba tercepat dunia."

Dalam cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra, Veddriq tampil memukau dan berhasil mengalahkan lawannya, Wu Peng dari China, pada partai final yang berlangsung pada Kamis (8/8/2024).

Veddriq mencatatkan waktu 4,75 detik, hanya unggul tipis 0,02 detik dari Wu Peng yang mencatatkan waktu 4,77 detik.

Kemenangan ini tidak hanya mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam karier Veddriq.

Sebelumnya, kontingen Indonesia hanya berhasil meraih satu medali perunggu dari cabang olahraga badminton sektor tunggal putri yang diraih oleh Gregoria Mariska Tunjung.

Perjalanan Veddriq menuju final juga tidak mudah.

Di babak perempat final, ia berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Prancis, Mawem Bassa, dengan catatan waktu 4,88 detik, unggul dari Bassa yang mencatatkan waktu 5,23 detik.

Kemenangan ini mengantarkannya ke babak semifinal, di mana ia menghadapi pemanjat asal Iran, Ali Pour.

Di babak ini, Veddriq mencatatkan waktu terbaiknya, 4,78 detik, yang lebih cepat dari catatannya di babak eliminasi.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved