Selasa, 19 Mei 2026

Lifestyle

Singgung Penyebab KDRT, dr Boyke: Jangan Malas Melayani Suami Maupun Istri di Ranjang

Ingat juga bahwa anda tidak menikah dengan seorang bidadari, tidak menikah dengan seorang pangeran, anda menikah dengan pasangan manusia biasa,

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
YouTube HAS Creative
Seksolog dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS saat menjadi bintang tamu. 

SERAMBINEWS.COM - Melalui kanal YouTube Kacamata dr Boyke, seksolog kelahiran Bandung itu sangat mengutuk siapapun yang melakukan KDRT

KDRT tidak hanya menyakiti sang istri melainkan juga mental sang anak. 

"Sebagai seorang laki-laki kok berbuat seperti itu, udah dia masalah (berselingkuh), seharusnya kan justru sadar gitu loh bahwa perbuatan dia itu menyakitkan bukan hanya untuk istrinya tetapi juga untuk anaknya," kata dr Boyke.

dr Boyke kemudian mengungkap lima penyebab KDRT

1. Komunikasi yang Buruk 

dr Boyke kemudian mengungkap penyebab KDRT, adapun faktor utamanya adalah faktor komunikasi pasangan suami istri atau pasutri yang buruk. 

"Penyebabnya memang dari data yang dikumpulkan di klinik pasutri itu 55 persen itu adalah faktor komunikasi jadi tolong ya yang namanya komunikasi suami istri itu diperbaiki," sambungnya. 

Lanjut dr Boyke, jangan sampai Anda sebagai suami istri itu merasa tidak bisa mengungkapkan apa yang ada di dalam hati.

Pasalnya menurut dia, dalam perkawinan itu ibarat ada suatu universitas kehidupan di mana pasutri akan tumbuh bersama-sama antara pasangan dan suami istri menuju kelulusan. "Kelulusannya apa kita menjalani perkawinan ini dengan perasaan yang damai," timpalnya.

Dalam hal ini, komunikasi tentu saja paling penting, baik itu komunikasi melalui handphone hingga melalui gesture tubuh.

Upayakan komunikasi verbal yang baik, misalnya dengan membisikkan kata-kata pujian, romantis atau hanya mengungkapkan dengan mata sehingga membuat si wanita itu nyaman.

Baca juga: Jarang Disadari, Kebiasaan Ini Bikin Pria dan Wanita Mandul, dr Boyke : Sering Dilakukan

Upaya lainnya seperti membantu sang istri dalam pekerjaan rumahnya, ini termasuk komunikasi non verbal.

2. Tidak Saling Menjaga Penampilan

Selain komunikasi, faktor lainnya yang sangat mempengaruhi adalah penampilan dan seksual. 

Upayakan rutin melakukan hubungan sehingga mempererat ikatan hubungan suami dan istri.

Jangan sampai kamu malas melayani hubungan seks suami ataupun hubungan seks dengan istri, akhirnya dia terpaksa melampiaskannya dengan pasangan yang lain sehingga memicu perselingkuhan.

Menurut dr Boyke, banyak kasus saat ini dimana para wanita memasuki usia menopause atau para wanita sudah mempunyai anak lalu timbul rasa malas untuk melayani sang suami ataupun saking sibuknya si suami malas untuk melayani sang istri, akhirnya si istri pun terjadi perselingkuhan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved