Berita Aceh Selatan

LEPPAMI Desak KLHK Serius Tangani Konflik Gajah Liar di Aceh Selatan

LEPPAMI Tonicko Anggara mendesak KLHK Republik Indonesia untuk serius menangani konflik Gajah liar di Aceh Selatan

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Tonicko Anggara, Aktivis dari Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI). 

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Aktivis Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) Tonicko Anggara mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk serius menangani konflik Gajah liar di Aceh Selatan

"Di momen HUT kemerdekaan ke 79 RI ini, kami meminta KLHK benar-benar serius menangani persoalan gajah liar yang telah masuk ke permukiman penduduk dan merusak kebun masyarakat," kata Tonicko Anggara

Sebelumnya, kata Tonicko, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga sudah pernah melaporkan konflik satwa ini kepada KLHK RI di Jakarta

Ia mengatakan masyarakat saat ini mengalami keresahan yang sangat luar biasa, pasalnya selain merusak tanaman, Gajah liar juga dikhawatirkan dapat memicu jatuhnya korban jiwa  

Baca juga: Gajah Liar Terekam Masuk Perkebunan Warga di Buket Keumuneng Aceh Jaya

"Namun hingga saat ini belum ada penanganan yang serius, Jangan sampai sudah ada korban jiwa KLHK baru benar-benar serius melakukan penanganan,"bebernya

Menurutnya, persoalan Gajah di Kecamatan Kluet Tengah itu sudah terjadi dari beberapa bulan yang lalu hingga saat ini Gajah tersebut masih menghantui masyarakat setempat. 

"Gajah liar tersebut masih saja mengobrak-abrik kebun masyarakat, tentunya ini menyababkan kerugian ekonomi bagi masyarakat, kami berharap segera tangani konflik satwa itu agar masyarakat kembali nyaman mencari rezeki," pungkasnya

Baca juga: Bidan Raih Sepmor Jalan Sehat Pilkada Nagan Raya, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved