Berita Sabang
Warga Diajak Jaga Sumber Mata Air
"Kita harus berhati-hati dalam mengelola lingkungan di sekitar mata air.” SYUKRI, Ketua LPLHI-KLHI Kota Sabang
"Kita harus berhati-hati dalam mengelola lingkungan di sekitar mata air.” SYUKRI, Ketua LPLHI-KLHI Kota Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia-Kawasan Laut Hutan dan Industri (LPLHI-KLHI) DPD Kota Sabang, Syukri, mengajak seluruh masyarakat Pulau Weh untuk menjaga kelestarian sumber mata air yang ada.
Menurutnya, menjaga sumber mata air bukan hanya demi kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk anak cucu ke depan. “Mata air memiliki peran penting bagi kehidupan. Air adalah sumber daya yang sangat penting untuk kehidupan manusia. Mata air juga menjadi habitat bagi berbagai spesies hewan dan tumbuhan, serta berperan penting dalam ekosistem kita," kata pria yang akrab disapa Bayu itu.
Dia menekankan pentingnya menjaga kelestarian sumber mata air, agar tidak terjadi kekeringan atau pencemaran yang dapat mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.
"Kita harus berhati-hati dalam mengelola lingkungan di sekitar mata air. Jangan menebang pohon di sekitarnya, jangan melakukan penggalian dengan alat berat, dan jangan membuang sampah plastik sembarangan," tegas Bayu.
Dikatakan, Sabang dianugerahi beberapa sumber mata air penting seperti Danau Aneuk Laot, Waduk Paya Seunara, Mata Air Pria Laot, dan Mata Air Krueng Pancu. Semua ini merupakan kekayaan alam yang harus dijaga.
"Kami di LPLHI-KLHI juga punya tugas untuk memantau dan mendata setiap kerusakan lingkungan hidup di Kota Sabang. Kami juga bermitra dengan pemerintah setempat dan aparat penegak hukum untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di kota ini," tandasnya,
"Mari kita jaga sumber mata air kita agar tidak menjadi sumber air mata di kemudian hari yang dirasakan oleh anak cucu kita,” pungkas Bayu.(ap)
| Hunian Hotel di Sabang Merosot, Pendapatan Pelaku Usaha Menyusut |
|
|---|
| Lantik 18 Keuchik, Wali Kota Sabang Tekankan Amanah dan Disiplin Pemerintahan Gampong |
|
|---|
| Permohonan Cerai di Sabang Didominasi Pasangan Muda, Masalah Ekonomi Jadi Faktor Utama |
|
|---|
| Judol & Pinjol Picu Peningkatan Angka Perceraian Pasmud di Sukakarya Sabang |
|
|---|
| Ini Jadwal dan Harga Tiket Kapal Cepat Sabang - Banda Aceh & Sebaliknya Besok, Senin 12 Januari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Syukri-Ketua-LPLHI-KLHI-Sabang.jpg)