Berita Bireuen

To The Poin! Rektor Minta Pj Gubernur Aceh Bantu Bangun Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim

Rektor Umuslim Peusangan Bireuen meminta bantuan kepada Pj gubernur Aceh untuk pembangunan gedung Fakultas Kedokteran (FK) kampus setempat.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Rektor Umuslim Peusangan Bireuen, Dr Marwan dalam acara wisuda sarjana dan pascasarjana di gedung MA Jangka, Sabtu (31/8/2024) meminta bantuan kepada Pj gubernur Aceh untuk pembangunan gedung Fakultas Kedokteran (FK) kampus setempat. 

SERAMBINEWS.COM - To the poin! Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen meminta bantuan kepada penjabat (Pj) gubernur Aceh untuk pembangunan gedung Fakultas Kedokteran (FK) kampus setempat.

Hal itu disampaikan Rektor Umuslim, Dr Marwan MPd, dalam sambutannya saat rapat senat terbuka wisuda 183 lulusan dari enam fakultas dan pascasarjana Umuslim di Gedung MA Jangka, Sabtu (31/8/2024). 

Awalnya, rektor mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Aceh yang telah memberikan dukungan besar pembiayaan pendidikan kepada mahasiswa melalui beasiswa BPSDM. 

Menurutnya, hal ini sangat membantu masyarakat kurang mampu untuk dapat menempuh pendidikan tinggi.

"Ke depan, setelah lahirnya Fakultas Kedokteran Umuslim, kami mohon bantuan kepada pj gubernur untuk mendukung kami untuk pembangunan gedung FK, peralatan laboratorium," harap Dr Marwan.

"Sehingga sarana dan prasarana pembelajaran untuk Fakultas Kedokteran menjadi lebih optimal," tambahnya. 

Baca juga: Ini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh dan Sejumlah Daerah Venue PON 2024, Sabang dan Aceh Besar Hujan

Baca juga: Siagakan Tim Rescue di Tiap Venue PON 2024, Aduan Bisa ke WA Curhat Kapolresta Banda Aceh

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) setempat setelah yang berkenan menjadi perguruan tinggi pengampu lahirnya Fakultas Kedokteran Umuslim melalui pendampingan FK kampus setempat.

"Terima kasih juga kepada Pj bupati Bireuen dan ketua DPRK Bireuen yang telah memberikan dukungan penuh kepada Umuslim dalam bentuk sarana dan prasarana pendukung untuk melengkapi kekurangan sarana pembelajaran," ucap Dr Marwan.

Disebutkan, 32 dokter spesialis telah diberi penugasan khusus sebagai calon dosen Fakultas Kedokteran oleh Pj bupati Bireuen.

"Kebijakan ini merupakan langkah yang luar biasa untuk menjadikan Kabupaten Bireuen sebagai pusat pendidikan baru di Aceh," ujar Dr Marwan.

Rektor juga sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari berbagai lembaga dan pihak lainnya, sehingga Umuslim semakin maju dan berkembang.

Dalam wisuda tersebut, orasi ilmiah disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran USK, Dr dr Safrizal Rahman M Kes SpOT.

Turut hadir dalam acara ini, pengurus yayasan, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII Aceh, Dr Ir Rizal Munadi MM MT, serta undangan lainnya.

Sebelumnya diberitakan pada Kamis (6/6/2024), Umuslim sedang menunggu keluarnya izin pembukaan Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran dari Kemendikbudristek RI.

Kala itu, proses pengajuan dikatakan sudah pada tahap mendapatkan surat rekomendasi dari Kemenkes RI.

Tindak lanjut dari surat tersebut, sudah dilakukan visitasi tim Kemenkes RI pada 19-20 Agustus 2023 lalu.

Rektor Umuslim, Marwan menjelaskan, dalam proses pembukaan Prodi Pendidikan Kedokteran Umuslim, pihaknya sudah menandatangani nota kesepakatan dengan RSUD dr Fauziah Bireuen, sebagai rumah sakit pendidikan, serta MoA dengan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai fakultas ampuh untuk Prodi Kedokteran Umuslim.

Nantinya, USK dapat mensupport sumber daya manusia yang dibutuhkan Prodi Pendidikan Kedokteran Umuslim.

“Sepertinya semua persyaratan seperti SDM, prasarana dan sarana sudah cukup. Daya dukung lain seperti modal juga sudah terpenuhi sesuai persyaratan dari pemerintah,” ungkapnya.

Menurut Rektor, keberadaan Prodi Pendidikan Kedokteran di Umuslim sangat penting bagi putra-putri Bireuen khususnya dan kabupaten/kota tetangga pada umumnya.

“Kami berharap adanya Prodi Kedokteran Umuslim dapat memberi kesempatan kepada putra-putri terbaik di daerah untuk melanjutkan pendidikan di Umuslim.

Sivitas akademika Umuslim mengucapkan terima kasih kepada pengurus organ yayasan, pemkab, DPRK, IDI Cabang Bireuen, beberapa rumah sakit pemerintah dan swasta di kabupaten/kota tetangga Kabupaten Bireuen, masyarakat, para tokoh, media massa, dan semua pihak atas supportnya selama ini untuk mewujudkan lahirnya prodi pendidikan kedokteran dan pendidikan profesi kedokteran Umuslim.

Keberadaan Prodi Pendidikan Kedokteran Umuslim nantinya, menjadi pemicu semangat membangun pendidikan di tanah wakaf yang sudah diwariskan para pendahulu, baik ulama-ulama dan para pejuang yang dirintis sejak tahun 1929 silam.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bireuen mendukung penuh pendirian prodi pendidikan kedokteran dan pendidikan profesi kedokteran Universitas Almuslim,” ujar Penjabat Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, ketika menerima tim Kemenkes RI melakukan visitasi di Umuslim beberapa waktu lalu.

Hal senada disampaikan Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan yang juga Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar SSos.

Ia mendukung penuh lahirnya prodi pendidikan kedokteran di Umuslim. Rusyidi Mukhtar yang sudah terpilih menjadi anggota DPRA pada Pemilu 2024 mengharapkan kepada Kemendikbudristek agar dapat memberikan izin kepada Universitas Almuslim yang merupakan kampus wakaf untuk membuka prodi pendidikan kedokteran dan pendidikan profesi kedokteran.

(Serambinews.com/Sara Masroni, Yusmandin Idris) 

BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved