Jumat, 1 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Periksa Kesehatan Gigi Murid SD

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat lain agar lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut anak-anaknya.

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
ist
Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh melakukan kegiatan pengabdian masyarakat terkait kesehatan gigi di SDN 22 Neusu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (3/9/2024). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh melakukan kegiatan pengabdian masyarakat terkait kesehatan gigi berupa fissure sealant (penutupan lubang kecil gigi) pada anak dalam Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini berlangsung sejak bulan April hingga Selasa 3 September 2024.

Pada hari terakhir, pihaknya melakukan evaluasi terhadap murid yang diberikan intervensi di aula SDN 22 Neusu Jaya, Banda Aceh.

Ketua Pelaksana Wirza SST MKes kepada Serambinews.com, Selasa (3/9/2024) mengatakan kegiatan ini bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi yang rutin dilakukan dosen Poltekkes Kemenkes Aceh.

Pengendalian karies gigi berupa penutupan fussure dan edukasi menyikat gigi yang diberikan pada 88 siswa yang dipusatkan pada SDN 22 Neusu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Baca juga: Aris Suami di Solo Aniaya Istri hingga Tewas, Pelaku Marah Korban Lempar Uang Pemberian Rp30 Ribu

Adapun pelaksananya adalah dosen Poltekkes Kemenkes Aceh, Henny Febriani SST MDSc dan Ratna Wilis SKM MKes serta dibantu oleh mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Agung Prayogi, M Candra, Elvida, Nelva, M Reza dan Moch Raja Haffidz.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menurunkan angka karies gigi pada anak usia sekolah sehingga produktivitas belajar mereka lebih maksimal," kata Wirza.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat lain agar lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut anak-anaknya.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menurunkan angka karies gigi atau gigi berlubang pada anak usia sekolah dan guru serta masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut anaknya. Kegiatan ini juga dalam mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka karies gigi di masyrakat," kata Wirza.

Sementara Kepala SDN 22 Neusu Jaya, Fery Mauliza SPd mengharapkan kegiatan seperti ini bisa dilakukan setiap tahun di sekolahnya sehingga dapat membatu siswa dalam meningkatkan status kebersihan gigi dan mulut peserta didiknya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved