Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Besar

20 Hektare Sawah Hasil Pemanfaatan Sumur Bor di Gampong Lamteungoh Aceh Besar Panen Perdana

"Inilah panen perdana kami seluas 20 hektare, yang merupakan hasil dari pemanfaatan sumur bor untuk mengairi sawah," katanya.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Asisten II Setdakab Aceh Besar, HM Ali, SSos, MSi bersama sejumlah OPD melakukan panen padi perdana dalam Program Ketahanan Dana Desa Tahun 2024, di areal persawahan Gampong Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (5/9/2024). 

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Lahan seluas 20 hektare, hasil pemanfaatan pengairan berbasis sumur bor di Gampong Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, melakukan panen perdana, Kamis (5/9/2024).

Panen perdana itu dilakukan langsung oleh Asisten II Setdakab Aceh Besar, HM Ali.  

Keuchik Lamteungoh, Zaini Kasim mengatakan, program pembuatan sumur bor untuk mengairi area pertanian menggunakan dana desa telah dimulai sejak tahun 2023.

Sehingga mulai dirasakan manfaatnya pada tahun 2024 ini. 

"Inilah panen perdana kami seluas 20 hektare, yang merupakan hasil dari pemanfaatan sumur bor untuk mengairi sawah," katanya.

Ia mengaku, kawasan Lamteungoh merupakan wilayah persawahan yang tersambung dengan kawasan persawahan Blang Raya, Kecamatan Simpang Tiga. 

Kawasan tersebut menopang air dari jaringan irigasi.

Jika di musim kemarau dengan debit air yang sedikit, maka jangkauan air tidak akan sampai ke persawahan Lamteungoh

"Untuk itulah, kita memanfaatkan sumur bor ini sebagai sumber air untuk pertanian,” jelas Keuchik Zaini.

“Semoga selalu diberikan kelancaran bagi para petani dalam mengelola sawah sebagai salah satu sumber pendapatan mereka," pungkasnya.

Sementara itu,  Asisten II Setdakab Aceh Besar, HM Ali mengapresiasi program ketahanan pangan melalui pembuatan sumur bor untuk mengairi persawahan warga, sehingga dapat menuai hasil yang memuaskan pada panen gadu tahun 2024. 

“Para petani yang terus mengolah secara maksimal tanahnya, dengan dukungan dari dana desa melalui penyediaan sarana air sumur bor, sehingga hasil panen juga maksimal," katanya. 

Ia juga mengatakan, tanam padi rendengan di awal tahun telah mencukupi kebutuhan sehari-hari para petani hingga masyarakat Aceh Besar

Sehingga panen garapan kedua ini diharapkan bisa untuk disimpan ataupun dijual. 

"Saya yakin di gampong ini semua warga sudah tercukupi padi maupun beras untuk kebutuhan harian,” urainya.

“Penting juga kami sampaikan bahwa Aceh Besar hingga saat ini berkat dukungan para petani, masih surplus gabah, maka patut kita bersyukur atas nikmat ini," pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved