Rabu, 8 April 2026

PON 2024

Rizki Juniansyah, Peraih Medali Emas Olimpade Paris 2024 Pecahkan Rekor Nasional di PON 2024

Pemuda kelahiran tahun 2003 ini juga mengukir tinta emas sebagai lifter pertama Indonesia yang meraih emas di Olimpiade Paris 2024. 

Editor: Agus Ramadhan
SERAMBINEWS.COM/AZZRA NAFISA
Peraih medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 89 Kg putra Rizki Juniansyah (Banten), peraih medali perak Joko Dwi Suprianto (Jawa Barat), dan peraih medali perunggu Mohamad Najib (Jawa Tengah) saat konferensi pers pada laga PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Seuramoe Angkat Besi SHB Banda Aceh, Sabtu (7/9/2024) 

Laporan Azzra Nafisa | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM BANDA ACEH – Lifter Banten, Rizki Juniansyah berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga Angkat Besi putra kelas 89 Kg pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut di GOR Seuramoe Angkat Besi Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, Sabtu (7/9/2024).

Rizki berhasil meraih medali emas setelah berhasil menggangkat total 360 Kg.

Hasil itu melampaui angkatan dua pesaingnya Joko Dwi Suprianto dari Jawa Barat yang meraih perak dengan total angkatan 313 kg (snatch 138 kg dan clean and jerk 175 kg.

Serta Mohammad Najib dari Jawa Tengah dengan total angkatan 309 kg (snatch 136 kg dan clean and jerk 173 kg) yang meraih perunggu.

Pemuda kelahiran tahun 2003 ini juga mengukir tinta emas sebagai lifter pertama Indonesia yang meraih emas di Olimpiade Paris 2024. 

Rizki juga merupakan juara dunia junior 2021 dan 2022 kelas 73 kg putra serta pemegang rekor dunia senior dalam angkatan snatch.

Pada PON 2024 ini, Ia juga berhasil memecahkan rekor nasional angkatan snatch 160 kg, dan clean and jerk 190 kg. 

Tak tanggung-tanggung Rizki kembali mencetak rekor baru pada kompetisi ini, 200 kg.

Maka dia dinobatkan menjadi yang terbaik dengan total angkatan 360 kg (snatch 160 kg dan clean & jerk 200 kg).

“Ini adalah catatan rekor utama saya dan rekor baru. Sebelumnya saya mencetak rekor di 73 kg, tapi di PON ini saya main di kelas 89 Kg dan Alhamdulillah nya masih bisa maksimal di kelas 89 kg ini,” ucap Rizki. 

Di posisi keempat ada Muchammad Choirul Anwar dari Jawa Timur dengan berat total 297 Kg.

Posisi 5 diraih oleh lifter Aceh, Muhammad Fajri Asshodiq dengan berat total 247 Kg.

Sementara atlet riau, Syafiq Abdurrahman Subekti dan atlet Kalimantan Timur Abdul Rahim gagal dalam melakukan clean and jerk. (*)

*) Penulis merupakan mahasiswa internship dari Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved