Kanwil Kemenag Aceh Bahas Pemberdayaan Ekonomi Dayah
"Fungsi pesantren ialah memerankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi," kata Muntasyir....
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kanwil Kementerian Agama Aceh kembali membahas pemberdayaan ekonomi dayah, guna membentuk dayah yang mandiri di masa depan. Pembahasan berlangsung melalui forum diskusi yang dilaksanakan di Sribudaya Resort and Homestay, Lampeunurut, Aceh Besar, Senin (30/9/2024).
Diskusi yang diinisiasi oleh tim umum dan hubungan masyarakat itu, dihadirkan pihak stakholder terkait dan perwakilan para santri.
Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Dinas Pendidikan Dayah, hingga Dinas UMKM dan Koperasi Aceh memaparkan rencana-rencana mereka terkait pemberdayaan dayah. Bahkan pihak dayah yang dihadirkan ikut memberikan masukan.
"Diskusi ini bagian dari ikhtiar kita dalam penguatan sinergisitas informasi dan kemitraan dengan lintas terkait Program Prioritas Kementerian Agama. Jika sebelumnya sukses diskusi yang sama tentang Revitalisasi KUA dan Transformasi Digital, maka kali ini tentang Kemandirian Pondok Pesantren melalui Inkubasi dan Pemberdayaan Ekonomi di Pesantren," papar Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi.
Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh, Dr H Muntasyir MA, mengatakan, Program Pemberdayaan Pondok Pesantren, sebenarnya mengembalikan peran dayah atau pesantren pada khittahnya. "Fungsi pesantren ialah memerankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi," kata Muntasyir.
Sementara Kabid Santri Dinas Dayah Aceh, Irwan mengatakan, pihaknya telah meluncurkan banyak program untuk pemberdayaan dayah. Namun dalam program yang dilaksanakan itu, masih dibutuhkan pendampingan, agar program itu dapat berkelanjutan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/diskusi-pemberdayaan-ekonomi-dayah.jpg)