Sabtu, 11 April 2026

Berita Bireuen

Puluhan Siswa Bireuen Ikut Pelatihan Kader Budaya

Para peserta nantinya selain mengikuti pertemuan dalam ruangan mendapat penjelasan tentang budaya juga mengunjungi objek budaya di Bireuen

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Sekretaris Disdikbud Bireuen, Zamzami menyampaikan arahannya pembukaan pelatihan budaya bagi siswa di aula Disdikbud, Selasa (15/10/2024). 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN -  Puluhan siswa SMP, MTs dan SMA,MA dan SMK di Bireuen, Selasa (15/10/2024) mengikuti pelatihan kader budaya yang dilaksanakan  Bidang Budaya,  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berlangsung aula dinas setempat. 

Kabid Budaya Disdikbud Bireuen, Muhammad Tasrief mengatakan, pelatihan kader budaya dengan tema  Muda Berkarya, Menjaga Identitas Budaya Daerah di Era Digital diikuti 26 siswa dari 11 sekolah jenjang SMP dan SMA sederajat di Bireuen.

Pelatihan merupakan salah satu kegiatan  memperkuat budaya dilaksanakan tahun ini  yang merupakan tahun kedua pelatihan yang sama. 

“Tahun lalu bagi peserta  pelatihan tentang 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), dan cagar budaya serta melakukan kunjungan ke situs makam Habib Bugak dan Teuku Awe Geutah,” ujarnya. 

Baca juga: Kankemenag Bireuen Jadi Kepala Biro IAIN Lhokseumawe

Sedangkan tahun ini para peserta diperkenalkan tentang warisan budaya seni tradisi rapai pulot geurimpheng, kunjungan ke situs cagar budaya Pendopo Bupati dan makam Kolonel (Purn) Husein Yusuf.

Para peserta nantinya selain mengikuti pertemuan dalam ruangan mendapat penjelasan tentang
budaya juga mengunjungi objek budaya di Bireuen.

Sekretaris Disdikbud Bireuen, Zamzami saat membuka pelatihan antara lain mengharapkan, dengan dilaksanakan pelatihan tentang  budaya Aceh dan budaya khususnya di Kabupaten Bireuen, terus dilestarikan dan dikembangkan serta dibudayakan, diajarkan kepada anak-anak di sekolah, supaya budaya yang ada tetap lestari.

Disamping itu juga seperti budaya yang ada di masyarakat, supaya itu terus dikembangkan dan juga dilombakan kepada anak-anak di sekolah sehingga dapat membudaya.

Baca juga: Satpol PP Bireuen Tertibkan Pedagang Berjualan Dipinggir Jalan RTH Cot Gapu

Zamzami berharap pelajar juga perlu mengetahui aneka ragam alat musik tradisional Aceh.

“Melestarikan budaya bukan berarti kuno dan kembali ke zaman dahulu, tetapi hal ini sebagai upaya untuk tidak melupakan budaya yang ada di Aceh dan khususnya di Kabupaten Bireuen,” ujarnya. 

Zamzami berharap para siswa - siswa juga bisa menampilkan budaya yang ada di masyarakat seperti peuratep aneuk dengan iringan sholawat dan syair - syair Aceh, ada rapai Pasee, Rapai Pulot Geurimpheng, Tari Seudati, Tari saman,
Didong, dan lainnya. (*)

Baca juga: Panwaslih Bireuen Ingatkan Anggota DPRK Ingin Berkampanye Harus Ambil Cuti

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved