Berita Bireuen
Puluhan Siswa Bireuen Ikut Pelatihan Kader Budaya
Para peserta nantinya selain mengikuti pertemuan dalam ruangan mendapat penjelasan tentang budaya juga mengunjungi objek budaya di Bireuen
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Puluhan siswa SMP, MTs dan SMA,MA dan SMK di Bireuen, Selasa (15/10/2024) mengikuti pelatihan kader budaya yang dilaksanakan Bidang Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berlangsung aula dinas setempat.
Kabid Budaya Disdikbud Bireuen, Muhammad Tasrief mengatakan, pelatihan kader budaya dengan tema Muda Berkarya, Menjaga Identitas Budaya Daerah di Era Digital diikuti 26 siswa dari 11 sekolah jenjang SMP dan SMA sederajat di Bireuen.
Pelatihan merupakan salah satu kegiatan memperkuat budaya dilaksanakan tahun ini yang merupakan tahun kedua pelatihan yang sama.
“Tahun lalu bagi peserta pelatihan tentang 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), dan cagar budaya serta melakukan kunjungan ke situs makam Habib Bugak dan Teuku Awe Geutah,” ujarnya.
Baca juga: Kankemenag Bireuen Jadi Kepala Biro IAIN Lhokseumawe
Sedangkan tahun ini para peserta diperkenalkan tentang warisan budaya seni tradisi rapai pulot geurimpheng, kunjungan ke situs cagar budaya Pendopo Bupati dan makam Kolonel (Purn) Husein Yusuf.
Para peserta nantinya selain mengikuti pertemuan dalam ruangan mendapat penjelasan tentang
budaya juga mengunjungi objek budaya di Bireuen.
Sekretaris Disdikbud Bireuen, Zamzami saat membuka pelatihan antara lain mengharapkan, dengan dilaksanakan pelatihan tentang budaya Aceh dan budaya khususnya di Kabupaten Bireuen, terus dilestarikan dan dikembangkan serta dibudayakan, diajarkan kepada anak-anak di sekolah, supaya budaya yang ada tetap lestari.
Disamping itu juga seperti budaya yang ada di masyarakat, supaya itu terus dikembangkan dan juga dilombakan kepada anak-anak di sekolah sehingga dapat membudaya.
Baca juga: Satpol PP Bireuen Tertibkan Pedagang Berjualan Dipinggir Jalan RTH Cot Gapu
Zamzami berharap pelajar juga perlu mengetahui aneka ragam alat musik tradisional Aceh.
“Melestarikan budaya bukan berarti kuno dan kembali ke zaman dahulu, tetapi hal ini sebagai upaya untuk tidak melupakan budaya yang ada di Aceh dan khususnya di Kabupaten Bireuen,” ujarnya.
Zamzami berharap para siswa - siswa juga bisa menampilkan budaya yang ada di masyarakat seperti peuratep aneuk dengan iringan sholawat dan syair - syair Aceh, ada rapai Pasee, Rapai Pulot Geurimpheng, Tari Seudati, Tari saman,
Didong, dan lainnya. (*)
Baca juga: Panwaslih Bireuen Ingatkan Anggota DPRK Ingin Berkampanye Harus Ambil Cuti
| Hari Ini, Jembatan Kutablang Ditutup Lagi Mulai Siang Hingga Sore |
|
|---|
| Tim DJPT KKP Survei Empat Calon Lokasi KNMP Usulan Bupati Bireuen |
|
|---|
| UNIKI Gandeng BPN Bireuen, Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Pertanahan |
|
|---|
| Tim DJPT KKP RI Turun ke Bireuen, Survei Calon Kampung Nelayan Merah Putih |
|
|---|
| Jembatan Kutablang Bireuen Akan Sering Ditutup, Kerap Rusak Dilindas Truk Berat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelatihan-budaya-bagi-siswa.jpg)