Video

VIDEO Pakar Militer AS Sebut Gugurnya Sinwar Tak Buat Israel Menang, 'Perlawanan akan Semakin Ganas'

Namun, pembunuhan Sinwar karena baku tembak dengan IDF di Gaza itu dinilai justru tidak akan menyelesaikan masalah bagi Israel.

Editor: Teuku Fauzan

SERAMBINEWS.COM - Militer Israel telah mengumumkan tewasnya Pemimpin Biro Politik Hamas, Yahya Sinwar pada Kamis (17/10/2024).

Namun, pembunuhan Sinwar karena baku tembak dengan IDF di Gaza itu dinilai justru tidak akan menyelesaikan masalah bagi Israel.

Hal itu disampaikan oleh Profesor di Sekolah Layanan Luar Negeri Universitas Georgetown, Washington, Amerika Serikat, Daniel Byman.

Dilansir Al Mayadeen via Tribunnews, Jumat (18/10/2024), menurut Byman, perlawanan di Timur Tengah kemungkinan akan semakin meningkat setelah kematian Sinwar.

Hamas dapat dipastikan masih jauh dari kata menyerah meski kehilangan satu pemimpinnya.

Sebab, menurut Byman, Hamas masih memiliki anggota baru yang siap mengambil alih tongkat kepemimpinan di Gaza.

Baca juga: VIDEO Forensik Israel Ungkap Struktur Gigi Jasad Hamas yang Dibawa IDF Cocok dengan Yahya Sinwar

Hal itu membuat Israel akan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks pada hari-hari berikutnya di Gaza.

Byman melanjutkan, meskipun Hamas menderita kehilangan banyak pemimpinnya seperti Ismail Haniyeh dan (diduga) Mohammed Deif, anggota baru Perlawanan masih akan terus bertambah.

Bahkan diantara anggota baru yang belum berpengalaman tersebut, akan muncul satu sosok yang siap mengambil alih tongkat kepemimpinan, untuk memerdekakan Palestina dari penjajahan Israel.(*)

Narator: Dara Nazila

Baca juga: VIDEO IDF Akui Kebetulan Habisi dan Temukan Sinwar, Sebut Bukan Operasi yang Direncanakan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved