Kesehatan
Pasutri Ingin Punya Momongan Wajib Tahu, Ini Tips dari dr Boyke Agar Istri Cepat Hamil
Salah satu faktor penting yang ditekankan dr Boyke adalah menjaga berat badan tetap ideal, sebab kegemukan pada pria dan wanita dapat berdampak pada k
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Salah satu faktor penting yang ditekankan dr Boyke adalah menjaga berat badan tetap ideal, sebab kegemukan pada pria dan wanita dapat berdampak pada kualitas kesuburan.
SERAMBINEWS.COM - Seksolog dr Boyke Dian Nugraha, menyampaikan beberapa kiat agar pasangan suami-istri atau Ppasutri yang ingin segera memiliki keturunan dapat meningkatkan peluang kehamilan.
Salah satu faktor penting yang ditekankan dr Boyke adalah menjaga berat badan tetap ideal, sebab kegemukan pada pria dan wanita dapat berdampak pada kualitas kesuburan.
Pada pria, obesitas berpengaruh pada kualitas sperma dan menurunkan kemampuannya membuahi.
Dokter Boyke juga menyarankan pasutri menjaga pola makan sehat dengan menghindari lemak jahat, mengatur pola tidur, mengelola stres, berolahraga rutin, dan berhubungan intim pada masa subur.
Hubungan intim saat ovulasi pada hari ke-11 hingga hari ke-17 dari siklus haid ideal dapat membuka peluang lebih besar untuk kehamilan.
Dokter Boyke menyampaikan hal ini melalui kanal YouTube miliknya yang dikutip Serambinews.com baru-baru ini.
Baca juga: Seksolog dr Boyke Ungkap 5 Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan Pria, Mudah Didapat di Pasar
Menurutnya, laki-laki yang memiliki badan gemuk, kelak ketika ia sudah menikah akan sulit menghamili istrinya.
Bahkan badan yang gemuk bisa menjadi salah satu penyebab infertilitas.
Ini merupakan kemandulan atau kegagalan untuk hamil setelah sekitar satu tahun melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom dan sudah ada usaha untuk hamil misal ikut program hamil.
Menurut dr Boyke, penyebab infertilitas ini selain bisa disebabkan istri, namun juga suami.
"Sebenarnya penyebab infertilitas itu ada faktor suami dan faktor istri, faktor suami itu sekitar 45 persen, faktor istri sekitar 55 persen," ujarnya dikutip Rabu (9/10/2024).
Dokter Boyke melanjutkan, pada faktor istri yang paling banyak itu masalah di ovulasi seperti faktor tuba hingga faktor endometrium.
Baca juga: 5 Tips Ampuh dan Sederhana Atasi Haid yang Tidak Lancar, Seksolog dr Boyke Sarankan Lakukan Hal Ini
Sementara pada pria, faktor yang paling sering adalah jumlah sperma, kualitas sperma, gerakan sperma dan bentuk yang sperma yang tidak normal.
Kondisi tersebut semakin parah apabila laki-laki memiliki badan yang gemuk.
"Nah tentu saja faktor-faktor Ini harus dieliminasi terlebih dahulu kalau mau cepat dapat momongan," sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, bagi pasutri yang ingin cepat hamil juga perlu menjaga lima hal berikut ini, seperti :
1. Menjaga Kesehatan
Menjaga kesehatan menjadi poin paling penting untuk pasutri yang ingin segera dikaruniai buah hati.
Baca juga: Makan Buah Ini Dianggap Bisa Bikin Subur yang Mempercepat Kehamilan
Beberapa hal yang perlu dijaga terkait pola makan, dr Boyke menyarankan sebaiknya hindari makanan yang mengandung lemak jahat seperti gorengan hingga santan.
"Bagi mereka yang memang ingin cepat untuk hamil yang pertama tentu selalu saya katakan adalah jaga kesehatan tubuh, pola makan, kurangin deh makan yang berlemak-lemak gorengan, santan," katanya.
2. Pola Tidur yang Cukup
Seperti dijelaskan sebelumnya, pasutri yang mengalami kelelahan akan sulit menghasilkan sel telur maupun sperma.
Untuk itu, usahakan mempunyai jam istirahat yang cukup dan menjaga pola tidur.
3. Manajemen Stres
Baca juga: Seksolog dr Boyke Bagikan 4 Tips Hadapi Anak setelah Mimpi Basah, Peran Orang Tua Sangat Penting!
Manajemen stres menjadi kunci penting untuk bisa menghasilkan kehamilan bagi pasutri.
Usahakan dalam pikiran tenang dan tidak terlalu stres agar mudah terjadi ovulasi.
4. Rutin Olahraga
Tidak hanya menyehatkan, olahraga juga dapat meningkatkan peluang untuk hamil.
Jika Anda dan pasangan sedang berencana untuk memiliki keturunan, usahkan bisa olahraga teratur setiap hari.
Dengan rutin olahraga, nantinya akan menghasilkan berat badan yang ideal.
Pasalnya, berat badan berlebih pada pria dan wanita menjadi faktor sulit terjadinya kehamilan.
"Jadi usahakan berat badan yang ideal pada pria maupun wanita," tegas dr Boyke.
Wanita yang memiliki badan gemuk, dia akan menghasilkan hormon estrogen dimana lemak tersebut itu beraromatisasi sehingga menimbulkan menstruasi yang tidak teratur.
"Kemudian kalau sudah parah banget itu bisa-bisa juga bisa menimbulkan polycystic ovary syndrome (PCOS)," ujarnya.
Sementara pria yang mengalami kegemukan akan terjadi juga estrogen yang tinggi sehingga kualitas spermanya tidak terlalu bagus, gerakannya menjadi lelet dan jumlah sperma abnormalnya menjadi banyak.
"Nah itu semua tentu akan mempersulit terjadinya kehamilan," timpalnya.
5. Lakukan Hubungan Intim di Masa Subur
Setelah melakukan rutinitas dan menghindari hal-hal yang dilarang, pasutri dianjurkan agar melakukan hubungan intim di masa subur.
Berhubungan intim di masa subur dipercaya membuka peluang besar terjadinya kehamilan.
Menurut dr Boyke, masa subur adalah masa dimana terjadi ovulasi yaitu hari ke-11 sampai dengan hari ke-17 dihitung dari haid yang pertama pada siklus wanita yang 28 hari.
Nah, di masa-masa itu tentu saja si pria maupun si wanita harus mempersiapkan diri termasuk staminanya baik, tidak sakit, tidak sedang flu dan tidak capek.
Sehingga diharapkan bahwa baik sperma maupun telurnya bisa dikeluarkan dalam kondisi yang baik.
"Kemudian kita anjurkan selalu adalah pertama adalah posisi missionary, yaitu pria di atas wanita yang di bawah ya," pungkas dr Boyke.
(Serambinews.com/Firdha Ustin)
| 5 Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan, Baik Dikonsumsi Setiap Hari Asal Tidak Berlebihan |
|
|---|
| Manfaat Pare untuk Kesehatan, Baik untuk Diabetes hingga Meningkatkan Daya Tahan Tubuh |
|
|---|
| 8 Buah yang Baik Dikonsumsi Setiap Hari, Kaya Vitamin dan Antioksidan untuk Jaga Kesehatan |
|
|---|
| 7 Manfaat Jagung untuk Kesehatan yang Jarang Disadari, Bukan Sekadar Pengganti Nasi |
|
|---|
| 10 Jus Penurun Gula Darah yang Baik Dikonsumsi Rutin, dari Apel hingga Buah Naga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pakar-seksolog-dr-Boyke-Dian-Nugraha.jpg)