Selasa, 7 April 2026

Pidie

PTI Al Hilal Gelar Pemilihan Raya Ketua Senat, 4 Kandidat Maju, Satu Calon Perempuan

Calon berikutnya adalah Nadia Muqoramah asal Fakultas Pendidikan Guru Agama Islam (PGMI) dan calon ke empat Abdul Aziz

|
Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Penyampaian visi-misi kandidat calon ketua senat mahasiswa PTI Al Hilal Sigli berlangsung di kampus setempat, Rabu (30/10/2024). 

Calon berikutnya adalah Nadia Muqoramah asal Fakultas Pendidikan Guru Agama Islam (PGMI) dan calon ke empat Abdul Aziz

SERAMBINEWS,COM, SIGLI - Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al Hilal Sigli menggelar Pemilihan Raya Ketua Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) periode 2024/2025, Rabu (30/10/2024).

Kegiatan ini berlangsung di halaman kampus setempat. Turut hadir Ketua Yayasan Drs Tgk H Abdullah Ali. Ketua STIS Dr Nyak Mustaqim, Ketua STIT Dr Syarifah Rahmi MKom, para dekan dan wakil antara lain, Drs Hanafiah MY, Yusmadi, A Manaf dan mahasiswa setempat.

Sementara itu, empat calon maju sebagai kandidat adalah Aldi Mutassir, Fakrurrazi, kedua calon ini masing-masing mahasiswa asal Fakultas Hukum Ekonomi Masyarakat.

Calon berikutnya adalah Nadia Muqoramah asal Fakultas Pendidikan Guru Agama Islam (PGMI) dan calon ke empat Abdul Aziz dari Fakultas Pendidikan Bahasa Arab.

Pada kesempatan itu, para calon ketua senat menyampaikan visi-misi untuk sebagai calon. Suasana ini berlangsung seru bak pemilihan kandidat di legislatif.

Ketua STIS, Dr Nyak Mustaqim dalam pidatonya menyampaikan Pemilihan Raya Ketua Senat ini memberi pelajaran bagi mahasiswa dalam berorganisasi mempersiapkan diri menjadi pemimpin.

Hal ini sebagai materi awal di dalam sebuah organisasi pentinya mempelajari kepemimpinan sebagai bekal nanti di saat terjun ke masyarakat.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Muhammad Khalili sebelumnya mengatakan, semua kandidat ini sudah mengikuti tes baca alquran.

Sementara itu, Ketua SIIT,  Dr Syarifah Rahmi mengatakan, pemuda hari ini dan orang penting  ke depan. Untuk itu dalam hidup ini agar baik lebih banyak berbuat daripada banyak bercakap. Hidup bukan hanya memikir ego. Masing masing ada porsi. "Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain," pungkas. Dr Syarifah Rahmi LC MKom. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved