Aceh Singkil

Nelayan Singkil Panen Ikan Aso-aso Harganya Terjun Bebas 

Aso-aso ditangkap dengan cara dijaring. Penangkapnya merupakan nelayan tradisional dengan armada perahu kecil. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Ikan aso-aso hasil tangkapan nelayan Aceh Singkil, sedang melimpah, Kamis (31/10/2024). 

Aso-aso ditangkap dengan cara dijaring. Penangkapnya merupakan nelayan tradisional dengan armada perahu kecil. 

Laporan: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Nelayan Aceh Singkil, sedang panen ikan aso-aso. 

Tak mengherankan jika hasil tangkapan jenis ikan yang hidup di permukaan atau pelagis itu melimpah di pasaran. 

Sayangnya saat hasil tangkapan melimpah, harga ikan aso-aso justru terjun bebas. 

Per kilogram diterima pengepul dikisaran Rp 10 ribu. 

Pada hal sebelumnya ikan yang paling banyak dikonsumsi warga lokal itu, tembus Rp 40 ribu per kilogram. 

Aso-aso ditangkap dengan cara dijaring. Penangkapnya merupakan nelayan tradisional dengan armada perahu kecil. 

Menurut informasi hasil tangkapan ikan aso-aso melimpah sejak sepekan terakhir. 

Saking banyaknya, nelayan bahkan tak sempat melepas dari jaring. 

Jaring bersisi ikan langsung di bawa ke tangkahan atau pengepul untuk dibantu dilepas bersama-sama. 

Ikan tanpa dilepas dari jaring untuk menghindari busuk. Maklum jumlahnya banyak. 

"Ikan tak sempat lagi dibuka dari jaringnya karena banyak," kata Kasiman nelayan penangkap ikan aso-aso, Kamis (31/10/2024).

Sementara itu terkait harga ikan aso-aso murah ketika sedang melimpah, lantaran di Aceh Singkil, belum ada tempat penyimpanan. 

Begitu juga dengan pelaku usaha perebusan ikan jumlahnya masih terbatas. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved