Kamis, 4 Juni 2026

Lifestyle

Perempuan Hanya Ingin di Dengarkan Oleh Laki-laki! Ini Penjelasan Dari dr. Aisyah Dahlan

yang perempuan inginkan bukanlah solusi, namun hanya ingin didengarkan curahan hatinya.

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
(Screenshot YouTube Nikita Willy Official)
dr.Aisyah Dahlan 

SERAMBINEWS.COM- Perbedaan pendapat antara laki-laki dan perempuan memang sering terjadi, hal tersebut di sebabkan oleh berbagai aspek antara lain aspek biologis, psikologis, dan sosial.

Laki-laki dan perempuan memiliki struktur otak yang sedikit berbeda, yang dapat mempengaruhi cara mereka berpikir dan memproses informasi. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa perempuan cenderung lebih baik dalam multitasking, sedangkan laki-laki lebih fokus pada satu tugas.

Perempuan sering kali lebih ekspresif dan cenderung mempertimbangkan aspek emosional dalam pengambilan keputusan, sedangkan laki-laki mungkin lebih analitis dan berorientasi pada hasil.

Pada podcast Daddy Corbuzier, dr. Aisyah Dahlan menjawab pertanyaan alasan laki-laki malas mendengarkan curhatan perempuan. Ia menjelaskan bahwa, yang perempuan inginkan bukanlah solusi, namun hanya ingin didengarkan curahan hatinya.

"Karena gini, laki-laki itu dia menjaga keamanan, dia berfikir kalau cewe curhat harus mencarikan solusi. Laki-laki kan udah capek nih, jadi merasa mendengar cewek curhat, bawah sadar laki-laki mendengarnya bahwa "tolong dong atasi masalah aku" padahal disisi lain perempuan curhat hanya ingin didengar doang, nggak usah dikasih solusi," jawabnya pada podcast Daddy Corbuzier.

Lalu Daddy pun bertanya, jika tidak ada solusi, kita ngapain?

"Tapi kalau ga ada solusinya kita dengerin, kita ngapain? kita mencari solusi kan capek dok," tanyanya

dr. Aisyah mengatakan bahwa itulah salah persepsi antara laki-laki dan perempuan

"Justru itu  salah persepsi antara laki-laki dan perempuan karena belum belajar tentang spek otak , jadi laki-laki bawah sadarnya ini kadang-kadang udah belajar aja kan karena menjaga keamanan kan. Jadi selalu duh "istri saya kasihan nih" jadi sebetulnya mencari solusi itu karena kasihan dan karena ingin melindungi , ya karena ingin memproteksi.

Tapi perempuan merasa "aku tuh bukan cari solusi, cuma dengerin aja",  makanya sering perempuan bilang "gak gitu!" dan jadi berantem . Paling gampang tuh misalnya istri nih, cerita saya sakit kepala, otomatis kan bapak-bapak ngomong ya udah minum obat.  kan bukan minum obat, karena ibu-ibu udah minum obat juga . dia cuma mau dibilang "kasihan ya kamu capek" gitu doang. Tambahnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved