Senin, 20 April 2026

BMKG

BMKG Imbau Untuk Berhati-hati : Bibit Siklon Tropis 90W Terpantau di Samudra Pasif

Diprediksi, potensi bibit tropis 90w untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan katagori tinggi, dan bergerak ke arah Barat-Barat Laut.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Akun Instagram @infobmkg/ BMKG
Bibit Siklon Tropis Saat ini (4/11/2024) 

Bibit Siklon Tropis 90W Terpantau di Samudra Pasifik BMKG Himbau Untuk Berhati-hati 

SERAMBINEWS.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menghibau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah karena adanya bibit siklon tropis 90 w yang terpantau di Samudra Pasifik Utara Papua dengan kecepatan maksimum 30 knots dan tekanan Udara minimum 1004 hPa Pada Senin (11/4/2024).

Diprediksi, potensi bibit tropis 90w untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan katagori tinggi, dan bergerak ke arah Barat-Barat Laut.

Dampak tidak langsung dari bibit siklon 90w yaitu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang didaerah Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.

Selai itu juga di prediksi danya gelombang laut tinggi 1.25-2.5 m (Moderate Sea) terjadi di perairan Kep. Talaud, Laut Halmahera, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua, dan Perairan Utara Papua Barat Daya hingga Papua.

Apa itu Siklon Tropis?

Dilansir dari BMKG, Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.

Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam.

 

Kadangkala di pusat siklon tropis terbentuk suatu wilayah dengan kecepatan angin relatif rendah dan tanpa awan yang disebut dengan mata siklon. Diameter mata siklon bervariasi mulai dari 10 hingga 100 km. Mata siklon ini dikelilingi dengan dinding mata, yaitu wilayah berbentuk cincin yang dapat mencapai ketebalan 16 km, yang merupakan wilayah dimana terdapat kecepatan angin tertinggi dan curah hujan terbesar.

Masa hidup suatu siklon tropis rata-rata berkisar antara 3 hingga 18 hari. Karena energi siklon tropis didapat dari lautan hangat, maka siklon tropis akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan.

Siklon tropis dikenal dengan berbagai istilah di muka bumi, yaitu "badai tropis" atau "typhoon" atau "topan" jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat, "siklon" atau "cyclone" jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan "hurricane" jika terbentuk di Samudra Atlantik.

Kecepatan Angin Maksimum

Yang dimaksud dengan kecepatan angin maksimum adalah angin permukaan rata-rata 10 menit tertinggi yang terjadi di dalam wilayah sirkulasi siklon. Angin dengan kecepatan tertinggi ini biasanya terdapat di wilayah cincin di dekat pusat siklon, atau jika siklon ini memiliki mata, berada di dinding mata.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved