Selasa, 14 April 2026

Kajian Islam

Bahaya Sembarangan Mandi Wajib, Ini Batasan Waktu dan Tata Cara Mandi Junub Agar Sah dan Sempurna

“Selagi Anda tidak punya hadas besar maka Anda tidak diperkenankan untuk niat mandi wajib. Sebab namanya itu mempermainkan ibadah,” tegas Buya Yahya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Tribun WOW/IST
Bahaya Sembarangan Mandi Wajib, Ini Batasan Waktu dan Tata Cara Mandi Junub Agar Sah dan Sempurna 

Bahaya Sembarangan Mandi Wajib, Ini Batasan Waktu dan Tata Cara Mandi Junub agar Sah dan Sempurna

SERAMBINEWS.COM – Mandi wajib atau mandi junub memiliki aturan yang perlu diperhatikan agar sah dan sesuai dengan ketentuan dalam Islam. 

Mandi wajib adalah salah satu syarat penting dalam menjaga kesucian seorang Muslim setelah hadas besar, seperti setelah hubungan suami istri, haid, atau mimpi basah.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Prof KH Yahya Zainul Ma'arif Lc MA PhD atau dikenal Buya Yahya mengingatkan agar tidak sembarangan mandi wajib.

Sebab, apabila sembrono dalam mandi wajib padahal dirinya tidak dalam keadaan berhadas akan berdampak bahaya bagi dirinya.

Bisa-bisa, kata Buya Yahya, orang tersebut terjangkit penyakit was-was.

Buya Yahya (YOUTUBE/AL-BAHJAH TV)
Buya Yahya (YOUTUBE/AL-BAHJAH TV) (YOUTUBE/AL-BAHJAH TV)

Sehingga ibadahnya akan tidak sempurna bahkan tidak sah karena diakibatkan penyakit was-was tadi.

“Selagi Anda tidak punya hadas besar maka Anda tidak diperkenankan untuk niat mandi besar. Sebab namanya itu mempermainkan ibadah,” tegas Buya Yahya.

Menurut Ulama, kata Buya, hal demikian tersebut hukumnya haram karena mempermainkan ibadah.

“Lebih dari itu akan terjangkit penyakit was-was. Kenapa harus niat mandi besar (setiap kali mandi)? Berarti ada sesuatu di dalam hati penyakit. Kalau dituruti berbahaya,” jelas Buya Yahya dalam tayangan Youtube Al-Bahjah TV.

Maka, kata Buya Yahya, jika seseorang meniatkan mandi wajib sedangkan dia tidak dalam keadaan berhadas besar maka dia telah mempermainkan ibadah dan itu tidak diperkenankan dalam fiqih. 

 

Batasan Waktu Mandi Wajib

Mandi wajib atau mandi junub, merupakan ibadah yang harus dilakukan seorang Muslim untuk menghilangkan hadas besar, baik setelah berhubungan suami-istri, mimpi basah, atau setelah haid dan nifas bagi wanita. 

Namun, ada aturan tertentu mengenai batas waktu yang diperbolehkan untuk menunda mandi wajib.

Para ulama menekankan pentingnya memahami batas waktu ini agar tidak menghalangi ibadah dan menjaga kebersihan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved