Kajian Islam
Bahaya Sembarangan Mandi Wajib, Ini Batasan Waktu dan Tata Cara Mandi Junub Agar Sah dan Sempurna
“Selagi Anda tidak punya hadas besar maka Anda tidak diperkenankan untuk niat mandi wajib. Sebab namanya itu mempermainkan ibadah,” tegas Buya Yahya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Bahaya Sembarangan Mandi Wajib, Ini Batasan Waktu dan Tata Cara Mandi Junub agar Sah dan Sempurna
SERAMBINEWS.COM – Mandi wajib atau mandi junub memiliki aturan yang perlu diperhatikan agar sah dan sesuai dengan ketentuan dalam Islam.
Mandi wajib adalah salah satu syarat penting dalam menjaga kesucian seorang Muslim setelah hadas besar, seperti setelah hubungan suami istri, haid, atau mimpi basah.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Prof KH Yahya Zainul Ma'arif Lc MA PhD atau dikenal Buya Yahya mengingatkan agar tidak sembarangan mandi wajib.
Sebab, apabila sembrono dalam mandi wajib padahal dirinya tidak dalam keadaan berhadas akan berdampak bahaya bagi dirinya.
Bisa-bisa, kata Buya Yahya, orang tersebut terjangkit penyakit was-was.
Sehingga ibadahnya akan tidak sempurna bahkan tidak sah karena diakibatkan penyakit was-was tadi.
“Selagi Anda tidak punya hadas besar maka Anda tidak diperkenankan untuk niat mandi besar. Sebab namanya itu mempermainkan ibadah,” tegas Buya Yahya.
Menurut Ulama, kata Buya, hal demikian tersebut hukumnya haram karena mempermainkan ibadah.
“Lebih dari itu akan terjangkit penyakit was-was. Kenapa harus niat mandi besar (setiap kali mandi)? Berarti ada sesuatu di dalam hati penyakit. Kalau dituruti berbahaya,” jelas Buya Yahya dalam tayangan Youtube Al-Bahjah TV.
Maka, kata Buya Yahya, jika seseorang meniatkan mandi wajib sedangkan dia tidak dalam keadaan berhadas besar maka dia telah mempermainkan ibadah dan itu tidak diperkenankan dalam fiqih.
Batasan Waktu Mandi Wajib
Mandi wajib atau mandi junub, merupakan ibadah yang harus dilakukan seorang Muslim untuk menghilangkan hadas besar, baik setelah berhubungan suami-istri, mimpi basah, atau setelah haid dan nifas bagi wanita.
Namun, ada aturan tertentu mengenai batas waktu yang diperbolehkan untuk menunda mandi wajib.
Para ulama menekankan pentingnya memahami batas waktu ini agar tidak menghalangi ibadah dan menjaga kebersihan.
| Buya Yahya soal Taubat Transgender: Tak Perlu Operasi Ulang, Warganet Kaitkan Lucinta Luna |
|
|---|
| Amalan untuk Meringankan Orang yang Wafat & Semasa Hidupnya Jarang Shalat, Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Hukum Meminjamkan Nama & KTP untuk Utang Riba ke Rentenir? Buya Yahya: Siap-Siap Ikut Tanggung Dosa! |
|
|---|
| Takut Hamil, Istri Diam-diam Pasang KB, Bolehkah Tanpa Sepengetahuan Suami? Ini Kata Buya Yahya |
|
|---|
| Janda Bertanya, Bolehkah Gunakan Alat Tertentu untuk Hindari Zina? Ini Jawaban Tegas Buya Yahya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-mandi-wajib-mandi-junub.jpg)