Senin, 20 April 2026

Pemuda Kader Dakwah Bireuen Instruksikan Kader Lawan Politik Uang

praktik politik uang (money politic) bukan hanya ancaman terhadap demokrasi, tetapi juga pelanggaran terhadap prinsip-prinsip etika, agama, dan hukum.

Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Ketua Pemuda Kader Dakwah (Pakad) Bireuen, Tgk Aiman SSos 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemuda Kader Dakwah (Pakad) Bireuen menginstruksikan seluruh kadernya untuk melawan politik uang di Pilkada 2024 ini.

Ketua Pakat Bireuen, Tgk Aiman SSos mengatakan, praktik politik uang (money politic) bukan hanya ancaman terhadap demokrasi, tetapi juga pelanggaran terhadap prinsip-prinsip etika, agama, dan hukum negara. 

“Dalam pandangan Islam, politik uang jelas tergolong dalam tindakan penyuapan yang tercela, yang bertentangan dengan nilai kejujuran, keadilan, dan transparansi,” katanya.

Tgk Aiman melanjutkan, Rasulullah Saw telah mengutuk tindakan suap dalam sabdanya: “Dari Abdullah bin Amr, ia berkata bahwa Rasulullah Saw melaknat orang-orang yang melakukan penyuapan dan yang menerima suap,” (H.R. Tirmidzi dan Abu Dawud).

Pernyataan ini imbuh Tgk Aiman, memperkuat bahwa politik uang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan bahkan membuka pintu bagi kejahatan korupsi di masa depan.

“Praktik money politic menandakan kemerosotan moral dalam dunia politik kita. Sebagai umat Muslim, kita patut mengecam tindakan ini,” tegasnya.

Di Indonesia, dia sebutkan, tindakan politik uang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), dengan sanksi jelas tercantum pada Pasal 523 ayat 1, 2, dan 3 serta Pasal 515.

Baca juga: VIDEO VIRAL Eks Polisi Membelot & Deklarasi jadi Panglima KKB Yalimo, Target Utama Satgas Cartenz

Baca juga: Irak Pangkas Usia Wanita Boleh Menikah jadi 9 Tahun, Pria Tua dapat Nikahi Anak Kecil

“Kita harus menyadari bahwa setiap keputusan politik yang kita buat hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang,”

“Jangan biarkan politik uang menjadi kebiasaan yang buruk dan melekat dalam budaya politik kita, terutama di kalangan generasi muda,”

“Budaya semacam ini hanya akan merusak nilai-nilai peradaban yang baik dan bertentangan dengan ajaran Islam,” jelas Tgk Aiman.

Dia menambahkan, sebagai politisi sejati, semua pihak hendaknya mengedepankan pendidikan politik yang santun, penuh rasa hormat, dan tidak memecah belah. 

Rasulullah SAW adalah teladan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam kepemimpinan dan keteladanan.

“Sebagai langkah nyata, saya menginstruksikan kepada seluruh kader Pakad yang berjumlah lebih dari 13 ribu anggota di 17 kecamatan dan 609 desa di Bireuen, untuk bersatu menyosialisasikan dan melawan segala bentuk politik uang,”
 
“Mari kita bekerja bersama demi negeri yang lebih baik, demi generasi muda yang memiliki integritas tinggi, serta demi terciptanya peradaban sesuai dengan nilai-nilai Islam,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Ditolak di Banda Aceh dan Lhokseumawe, Imigran Rohingya Kembali Tiba di Aceh Selatan

Baca juga: JK Imbau Warga Aceh Perlakukan Rohingya dengan Cara Beradab: Itu Perintah Agama Kita

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved