DBL 2024

Muhammad Zawil Wafa, Siswa Berprestasi dengan Rekam Jejak di Kancah Nasional dan Internasional

Muhammad Zawil Wafa Al-Hafizh, pemain andalan tim basket SMA Fatih Bilingual School Aceh, tak hanya menorehkan prestasi di lapangan.

Editor: IKL
Ist
Potret Zawil saat berlaga di DBL Aceh 2024 dan beberapa dokumentasi pribadi Zawil saat mengikuti berbagai kompetisi 

SERAMBINEWS.COM - Muhammad Zawil Wafa Al-Hafizh, pemain andalan tim basket SMA Fatih Bilingual School Aceh, tak hanya menorehkan prestasi di lapangan, tetapi juga dalam bidang akademik. 

Di usia 17 tahun, Zawil telah membuktikan diri sebagai sosok yang berdedikasi dalam debat bahasa Inggris dan riset ilmiah, membawa pulang berbagai penghargaan dari tingkat nasional hingga internasional.

“Saya fokus di bidang debat bahasa Inggris dan riset di luar basket. Tidak ada metode khusus, hanya perlu konsentrasi dan memaksimalkan waktu yang ada,” ujar Zawil, yang tampil gemilang di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Aceh dengan kontribusi 9 poin dan 4 rebound dalam kemenangan 36-17 atas SMAN 3 Banda Aceh.

Baca juga: Rutinitas Sparing ke Medan, Kunci Persiapan SMA Methodist di Honda DBL with Kopi Good Day Aceh 2024

Zawil pun berbagi tips, “Jangan mudah terdistraksi oleh handphone. Distraksi kecil bisa mengurangi fokus kita, baik saat belajar maupun latihan.”

Kedisiplinannya telah membawa Zawil pada beragam prestasi, termasuk di ajang National School Debating Championship (NSDC) 2024 dan Seoul International Invention Fair 2024.

Prestasi Zawil di Bidang Akademik:

Debat Bahasa Inggris
NSDC 2024 Jakarta, mewakili Aceh:
1. Gold Medalist sebagai 4th Best Speaker
2. Quarter Finalist (Top 8 besar)

Riset
1. Seoul International Invention Fair 2024, Korea Selatan: Bronze Medal
2. World Young Inventors Exhibition 2022, Kuala Lumpur, Malaysia:
    - Silver Medal
    - Gold medal dan penghargaan khusus WIIPA sebagai peneliti muda terbaik

Penghargaan Lainnya
1. DUTA SMA 2023 Provinsi Aceh
2. Program Persiapan Beasiswa Indonesia Maju, Kemendikbudristek

Dengan berbagai prestasi ini, Zawil mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan studi di luar negeri atau di bidang Teknik Lingkungan, sejalan dengan minat risetnya.

Kedisiplinan Zawil menjadi contoh bahwa dengan manajemen waktu yang baik, prestasi di basket dan akademik bisa berjalan beriringan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved