Berita Aceh Timur
Kepala SMKN 1 Julok Jadi Pembicara di Kampus Johor Bahru, Malaysia
“Partisipasi Kepala SMK Negeri 1 Julok dalam forum internasional ini adalah langkah besar bagi pendidikan vokasi di Aceh Timur, ini menunjukkan ...
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
“Partisipasi Kepala SMK Negeri 1 Julok dalam forum internasional ini adalah langkah besar bagi pendidikan vokasi di Aceh Timur, ini menunjukkan kesiapan kita untuk turut serta dalam pengembangan tenaga kerja yang siap bersaing secara global,” kata Rahmatsah.
Laporan Maulidi | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Kepala SMK Negeri 1 Julok, Kabupaten Aceh Timur, Faisal ST MPd tampil sebagai salah seorang pembicara dalam Konferensi Internasional Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (Technical and Vocational Education and Training/TVET) yang diadakan oleh Institut Pendidikan Guru Kampus Temenggong Ibrahim, Johor Bahru, Malaysia, pada 11-16 November 2024.
Kegiatan ini diselenggarakan di Dewa Seri Temenggong kampus tersebut, bertujuan mempererat kerja sama antara lembaga pendidikan vokasi dan dunia industri di seluruh negara ASEAN.
Dengan mengusung tema “Collaborative Framework on TVET Reformation in Encouraging Innovation through Collaboration Between TVET and Business Entity/Industry,” dihadiri oleh pendidik dan praktisi industry dari 5 negara ASEAN (Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Indonesia (Aceh).
Hal itu disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Timur, Rahmatsah Putra.SPd MSM pada Kamis (14/11), ia turut memberikan apresiasi atas kontribusi Kepala SMK Negeri 1 Julok sebagai pembicara dalam acara tersebut.
“Partisipasi Kepala SMK Negeri 1 Julok dalam forum internasional ini adalah langkah besar bagi pendidikan vokasi di Aceh Timur, ini menunjukkan kesiapan kita untuk turut serta dalam pengembangan tenaga kerja yang siap bersaing secara global,” kata Rahmatsah.
Dikatakannya, pihaknya berharap hal ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya di Aceh Timur untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia industri.
Lebih lanjut disampaikannya, konferensi yang berlangsung selama enam hari ini juga menghadirkan berbagai sesi lokakarya dan diskusi panel.
Konferensi ini juga menghasilkan rekomendasi untuk pengakuan sertifikasi dan kesetaraan kompetensi lulusan pendidikan vokasi di kawasan ASEAN.
"Inisiatif ini bertujuan memudahkan mobilitas tenaga kerja antar negara di kawasan ASEAN, sekaligus mendorong peningkatan standar pendidikan vokasi," ucap Rahmatsah.
Baca juga: Gelar Coacing Clinic bagi Gen Z, SMAN 1 Julok Gandeng Duta Kampus IAIN Lhokseumawe
Kepala SMK Negeri Julok, Faisal yang menjadi pembicara memaparkan, ia menggarisbawahi urgensi keterkaitan antara pendidikan vokasi dan sektor industri, agar kurikulum yang diterapkan di sekolah mampu mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja global.
“Pendidikan vokasi harus mampu mengikuti perkembangan industri yang terus berubah dengan cepat,” ujar Faisal.
Katanya, di SMK Negeri 1 Julok kami mengupayakan lingkungan belajar yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Sehingga lulusannya tidak hanya memiliki pengetahuan teknis, tetapi juga keterampilan praktis yang siap diterapkan dalam industri.
| Buruh di Aceh Timur Peringati May Day Secara Damai, Pilih tak Turun ke Jalan |
|
|---|
| Realisasi Anggaran Masih 20 Persen, 37 OPD di Aceh Timur Dipanggil dalam Rapat Evaluasi |
|
|---|
| Lahan Pertanian di Aceh Timur Tertutup Lumpur, Pakar Pertanian Sebut Pemulihan Butuh 4 Musim Tanam |
|
|---|
| Dua Pick Up Tabrakan di Aceh Timur, Dua Orang Tak Sadarkan Diri |
|
|---|
| Tiga Hotspot Terdeteksi di Aceh Timur, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Karhutla |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Direktur-Pengarah-IPGTK-memberikan-sertifkkat-yang-diterima-Kepala-SMKN-1-Julok.jpg)