Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Inggris Siap Lawan Rusia, Perwira: Jika Diminta Bertempur Malam Ini Maka Mereka Bertempur Malam Ini

Letnan Jenderal Sir Rob, mantan komandan jenderal Marinir Kerajaan, ditanya oleh Komite Pertahanan DPR berapa banyak brigade yang dapat mencapai sisi

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/MOD
Inggris telah berkomitmen untuk memperkuat pertahanan perbatasan Estonia dengan Rusia, dengan menempatkan ribuan tentara dalam kesiagaan tinggi. 

Terbang 1 Detik 3 Km, Rusia Sebut AS dan NATO tidak Mampu Cegat Rudal Hipersonik Oreshnik, Ini Keunggulannya

Rudal Oreshnik terbang dengan kecepatan Mach 10, atau 3 km per detik, pensiunan kolonel Angkatan Darat Rusia dan analis militer Viktor Litovkin mengatakan kepada Sputnik, karena itu mengapa rudal tersebut tidak dapat dicegat oleh pertahanan udara modern, bahkan oleh AS dan sekutu NATO-nya.

"Ciri unik dari sistem rudal Oreshnik adalah, pertama, rudal tersebut merupakan rudal jarak menengah – yang dapat terbang hingga jarak 1.000 km hingga 5.500 km – dan kedua, rudal tersebut bersifat hipersonik, yang terbang dengan kecepatan Mach 10," kata pensiunan kolonel Angkatan Darat Rusia dan analis militer Viktor Litovkin kepada Sputnik, Sabtu.

Mach 10, atau 10 kali kecepatan suara, setara dengan 3 km per detik, kata pakar tersebut. 

Tidak ada satu pun sistem pertahanan udara atau pertahanan rudal di dunia yang mampu mencegat rudal hipersonik tersebut, tegas Litovkin.

"Barat sama sekali tidak memiliki rudal yang terbang dengan kecepatan seperti itu atau rudal hipersonik, " lanjut pakar itu. 

"Meskipun AS telah berulang kali membanggakan bahwa mereka memiliki rudal seperti itu, mereka tidak pernah menunjukkan kemampuan terbang rudal. Mereka tampaknya menunjukkan rudal yang terbang dengan kecepatan supersonik 5,5 kali kecepatan suara atau Mach 5,5. Namun, kecepatan hipersonik dimulai pada Mach 6-7."

Prinsip pengoperasian rudal tersebut serupa dengan yang ditunjukkan oleh rudal hipersonik Kinzhal, yang diluncurkan oleh pesawat supersonik MiG-31K, atau kendaraan luncur sistem hipersonik Avangard yang dipercepat oleh rudal balistik antarbenua UR-100N UТТKh, sang pakar menjelaskan.

Pakar itu menegaskan, rudal itu juga dilengkapi dengan beberapa hulu ledak.

"Rudal tersebut mempercepat seluruh hulu ledaknya hingga kecepatan hipersonik dengan blok pemisah yang terbang ke target juga pada kecepatan hipersonik," kata Litovkin.

Beberapa pakar militer berasumsi rudal Rusia yang baru dapat membawa setidaknya enam kendaraan masuk-kembali yang ditargetkan secara independen (MIRV).

Mereka memperkirakan bahwa rudal jarak menengah Oreshnik akan mencapai target utama NATO di Eropa dalam waktu yang sangat singkat. 

Menurut beberapa perkiraan, rudal tersebut dapat mencapai pangkalan rudal Aegis Ashore AS di Redzikowo, Polandia dalam waktu delapan hingga 11 menit.

Rusia Umbar Rudal Hipersonik Baru March 11 yang Mematikan, NATO-Ukraina Gelar Rapat Darurat

NATO dan Ukraina akan mengadakan pembicaraan darurat pada hari Selasa setelah Rusia menyerang kota pusat dengan rudal balistik hipersonik eksperimental yang meningkatkan perang yang telah berlangsung hampir 33 bulan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved