Internasional
Banyak Investor Perkirakan Harga Bitcoin akan Turun, Ramai Menjual Demi Ambil Untung
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa sejak harga bitcoin mencapai titik terendahnya di $15.479
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM - Anthony Pompliano, pendiri dan CEO dari Professional Capital Management, dalam suratnya kepada klien pada hari Selasa (26/11/2024), mengutip analisis dari _checkonchain.com yang menunjukkan bahwa pemegang bitcoin jangka panjang telah mendistribusikan pasokan senilai $60 miliar dalam 30 hari terakhir.
Dilansir dari kantor berita Reuters pada Rabu (27/11/2024), distribusi ini mencakup penjualan atau pemindahan sejumlah besar bitcoin oleh investor yang telah memegangnya untuk waktu yang lama.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa sejak harga bitcoin mencapai titik terendahnya di $15.479 dua tahun lalu, setelah keruntuhan FTX yang menghebohkan pasar kripto, sekitar 21 persen dari total pasokan yang dipindahkan oleh pemegang jangka panjang terjadi pada bulan November.
Ini menjadi momen penting karena bulan November tercatat sebagai periode dengan "aksi ambil untung terbesar yang pernah terjadi dalam siklus ini," menurut postingan _checkonchain.com yang dipublikasikan di platform X.
Siklus pasar bitcoin ini menunjukkan bahwa meskipun harga bitcoin telah meningkat secara signifikan sepanjang tahun 2024, banyak pemegang jangka panjang memilih untuk menjual sebagian dari kepemilikan mereka.
Aksi ini umumnya disebut sebagai "profit-taking" atau pengambilan keuntungan, yang biasa terjadi saat harga aset meningkat pesat.
Profit-taking ini bisa menjadi tanda bahwa investor merasa harga saat ini sudah cukup tinggi dan memilih untuk mengamankan keuntungan mereka sebelum terjadi penurunan harga.
Fenomena ini juga mencerminkan perubahan dalam siklus pasar bitcoin, di mana pada saat harga bitcoin melonjak, para pemegang bitcoin yang lebih lama, yang mungkin telah membeli pada harga yang lebih rendah, mulai melihat ini sebagai kesempatan untuk merealisasikan keuntungan mereka.
Sebagian besar distribusi pasokan yang terjadi pada bulan November ini bisa jadi merupakan respons terhadap lonjakan harga yang cepat dan ekspektasi bahwa harga bitcoin mungkin akan mengalami koreksi atau stabilisasi dalam waktu dekat.
Melihat situasi ini, analisis _checkonchain.com menunjukkan bahwa pemegang bitcoin jangka panjang ini berperan penting dalam penawaran pasar.
Ketika mereka mulai menjual, pasokan bitcoin di pasar meningkat, yang bisa berpengaruh pada harga.
Dengan adanya distribusi besar seperti ini, pasar bisa menghadapi tekanan jual, yang mungkin memperlambat atau menghentikan kenaikan harga bitcoin untuk sementara waktu.
Secara keseluruhan, ini adalah indikasi bahwa meskipun pasar bitcoin menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan, investor juga sangat berhati-hati dalam mengambil keuntungan saat harga sudah cukup tinggi.
Seiring dengan perubahan pola perilaku ini, pengaruh pemegang jangka panjang yang mendistribusikan aset mereka bisa menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pergerakan harga bitcoin ke depan.(*)
Satria Kumbara Meringis Kesakitan, TNI Tegaskan Tak Lagi Bertanggung Jawab Kepada Pengkhianat Negara |
![]() |
---|
The Fed Siap Tekan Suku Bunga, Wall Street Bergairah, Trump Ngamuk Lagi? |
![]() |
---|
Korea Selatan Hujani Peluru Peringatan, Tentara Korut Kabur dari Perbatasan! |
![]() |
---|
Misteri Kematian Zara Qairina: Sidang Penentuan Pemeriksaan Digelar Hari Ini, 195 Saksi Diperiksa! |
![]() |
---|
Viral Video Zara Qairina Dimasukkan ke Mesin Cuci, Benarkah? Pengacara Bongkar Fakta Sebenarnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.