Kamis, 16 April 2026

Perang Israel vs Lebanon

Pemimpin Hizbullah Nyatakan Kemenangan Melawan Israel

Kami menang karena kami mencegah musuh menghancurkan Hizbullah, menghentikan mereka mengakhiri perlawanan, dan mengalahkan mereka karena musuh dipaksa

Editor: Ansari Hasyim
Middle East Monitor
Pemimpin sementara Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, pada 2016. Qassem, Senin (30/9/2024), menyatakan Hizbullah akan terus melawan Israel dan siap menghadapi pertempuran panjang. 

SERAMBINEWS.COM - Pemimpin Hizbullah Qassem mendeklarasikan kemenangan melawan Israel dalam pidato yang disiarkan televisi

"Kami menang karena kami mencegah musuh menghancurkan Hizbullah," kata Qassem.

"Kami bertemu hari ini dalam suasana kemenangan ilahi," kata pemimpin Hizbullah Naim Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Jumat, seraya menambahkan bahwa "kemenangan" yang dicapai lebih besar daripada yang terjadi pada tahun 2006.

"Kami menang karena kami mencegah musuh menghancurkan Hizbullah, menghentikan mereka mengakhiri perlawanan, dan mengalahkan mereka karena musuh dipaksa untuk membenarkan perjanjian tersebut," kata Qassem.

Salah satu tanda kekalahan Israel adalah "Kembalinya rakyat kami dan ketidakhadiran para pemukim di pihak yang berlawanan," katanya, mengacu pada para pengungsi Israel yang belum kembali ke rumah mereka.

“Israel berharap dapat mencapai tujuannya dalam waktu singkat setelah menyerang sistem komando dan kapabilitasnya,” kata Qassem, mengacu pada serangan pager yang dilakukan Israel pada bulan September.

“Hizbullah mampu berdiri kokoh di garis depan dan mulai menargetkan garis depan musuh, yang menempatkan situasi ke posisi pertahanan yang signifikan,” lanjutnya.

Pengaturan gencatan senjata

Qassem juga membahas pengaturan gencatan senjata dalam pidatonya, dengan mengatakan bahwa akan ada “koordinasi tingkat tinggi” antara tentara Lebanon dan Hizbullah untuk melaksanakan kesepakatan tersebut. 

“Kami menyetujui kesepakatan itu dengan kepala tegak,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa poin utama dari perjanjian itu adalah penarikan militer Israel dari semua bagian Lebanon selatan di bawah Sungai Litani.

“Bagi mereka yang bertaruh bahwa Hizbullah akan dilemahkan, taruhan mereka telah gagal,” katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved