Perang Israel vs Lebanon

Gencatan Senjata Sudah Dimulai, Israel Larang Warga Sipil Lebanon Kembali ke Rumah

Avichay Adraee telah memperingatkan warga sipil Lebanon agar tidak kembali ke rumah meskipun gencatan senjata mulai berlaku, dengan mengatakan pihak

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/X
Di tepi laut, orang-orang menggelar kasur di trotoar atau handuk di pantai. Lebih jauh di sepanjang pasir, beberapa orang membangun kursi plastik menghadap udara atau duduk mengelilingi meja sambil minum kopi atau menghisap pipa argileh. 

SERAMBINEWS.COM - Gencatan senjata antara Lebanon dan Israel sudah dimulai pada Rabu pukul 02.00 waktu setempat atau pukul 09.00 pagi WIB.

Sementara itu, Avichay Adraee telah memperingatkan warga sipil Lebanon agar tidak kembali ke rumah meskipun gencatan senjata mulai berlaku, dengan mengatakan pihak berwenang Israel, "Akan memberi tahu Anda tanggal aman untuk mengembalikan”.

“Dengan berlakunya perjanjian gencatan senjata, dan sesuai dengan ketentuannya, (militer Israel) terus bersiap dalam posisinya di Lebanon selatan,” kata juru bicara militer Israel yang berbahasa Arab.

“Jangan bergerak menuju desa-desa yang dievakuasi (militer Israel) atau menuju pasukan (militer Israel) di daerah tersebut. Demi perlindungan Anda dan keselamatan keluarga Anda, hindari mencapai area tersebut,” tambahnya.

Hizbullah Gagal Hentikan Genosida di Gaza

Analis politik senior Al Jazeera Marwan Bishara mengatakan bahwa meskipun Hizbullah melancarkan serangan terhadap Israel sejak Oktober 2023, kelompok bersenjata Lebanon belum dapat mencapai tujuan yang dinyatakan untuk mengakhiri perang Israel yang menghancurkan di Jalur Gaza.

“Terlepas dari niat dan perencanaan Hizbullah serta kapasitas untuk memproyeksikan kekuatan dan meluncurkan roket, pada akhirnya Hizbullah tidak dapat menghentikan genosida di Gaza,” katanya.

Gencatan senjata akan bertahan jika rakyat Israel, Lebanon diperlakukan setara

Rami Khouri, peneliti terkemuka di American University of Beirut, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon telah dikerjakan dengan sangat hati-hati dan diharapkan berhasil, setidaknya pada tahap awal.

Apakah kesepakatan tersebut bertahan dalam jangka panjang akan bergantung jika rakyat Lebanon dan Israel sama-sama merasa, dengan bukti, bahwa mereka diperlakukan setara, tambahnya.

Hal ini akan bergantung pada apakah Amerika Serikat, Perancis dan Inggris bersedia meninggalkan jalur kolonial mereka dan berupaya memastikan bahwa warga Lebanon dan Israel terlindungi satu sama lain dengan pemantauan yang cermat dan tindakan PBB yang aktif di perbatasan.

Biden Umumkan Gencatan Senjata Israel-Hizbullah

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan Israel dan Lebanon telah menerima proposal untuk mengakhiri konflik Israel-Hizbullah yang menghancurkan, menyiapkan panggung untuk menghentikan pertempuran lintas batas selama hampir 14 bulan yang telah menewaskan ribuan orang.

Dalam pidato televisi dari Washington, DC, pada hari Selasa, Biden mengatakan gencatan senjata akan dimulai pada pukul 4 pagi waktu setempat (02:00 GMT) pada hari Rabu. 

Perjanjian tersebut tidak berhubungan dengan operasi Israel yang sedang berlangsung di Gaza.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved