Berita Banda Aceh

Warga Laweung Minta Pabrik Semen Dilanjutkan

“Kita akan upayakan dukungan dari seluruh elemen di Aceh pembangunan pabrik semen sangat dibutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah baru d

|
Editor: mufti
IST
KHALID, Anggota DPRA 

“Kita akan upayakan dukungan dari seluruh elemen di Aceh, karena dalam pembangunan pabrik semen sangat dibutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah baru di Aceh,” KHALID, Anggota DPRA

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lama tidak terdengar lagi, sejumlah tokoh masyarakat Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, berharap pembangunan Pabrik Semen Indonesia bisa dilanjutkan hingga beroperasi. Harapan tersebut disampaikan tokoh masyarakat kepada Anggota DPRA, Khalid saat melakukan reses ke daerah tersebut beberapa hari lalu.

"Dalam reses saya kemarin, saya banyak menerima masukan soal pembangunan dari masyarakat. Tapi yang paling diharapkan bagaimana pembangunan pabrik semen di Laweung bisa terwujud," kata Khalid

Politisi Partai Golkar ini menyatakan harapan itu sangat beralasan. Karena dengan hadirnya pabrik industri akan membuka lapangan kerja bagi warga lokal serta memberi multiplayer efek bagi daerah. "Dengan hadirnya perusahaan, maka akan terserap tenaga kerja lokal serta bisa memberi multiplayer efek lainnya dalam hal peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat," ujar Khalid.

Karena itu, Khalid juga berharap kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberi atensi khusus kepada Aceh dalam meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan kerja melalui pembangunan pabrik industri. "Semoga dalam kepemimpinan Pak Prabowo segala hambatan yang selama ini terjadi bisa diselesaikan untuk kelanjutan berdirinya Pabrik Semen Indonesia di Laweung," ujar Khalid.

Apalagi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) yang membawahi pembangunan pabrik semen dijabat oleh kader Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita. "Kita akan upayakan dukungan dari seluruh elemen di Aceh karena dalam pembangunan pabrik semen sangat dibutuhkan kerja sama semua pihak termasuk pemerintah baru ke depan di Aceh," tutup Khalid.(mas)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved