Berita Bireuen
Jaringan JASA Bireuen Peringati Milad Ke-48 GAM, Diisi Zikir, Tasbih, Penyantunan Yatim dan Kenduri
Milad ke-48 GAM ini diisi dengan zikir dan tasbih yang dipimpin Imum Syik Mesjid Taqwa Gandapura, Waled Burhan yang juga Pimpinan Dayah Sirajul Huda,
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Milad ke-48 GAM ini diisi dengan zikir dan tasbih yang dipimpin Imum Syik Mesjid Taqwa Gandapura, Waled Burhan yang juga Pimpinan Dayah Sirajul Huda, Dama Kawan.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Keluarga besar Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) dan masyarakat menggelar peringatan Milad ke-48 GAM di Meunasah Desa Tanjong Raya, Kecamatan Gandapura, Bireuen.
Milad ke-48 GAM ini diisi dengan zikir dan tasbih yang dipimpin Imum Syik Mesjid Taqwa Gandapura, Waled Burhan yang juga Pimpinan Dayah Sirajul Huda, Dama Kawan.
Selain itu menyantuni sepuluh anak yatim dari warga setempat dan kenduri bersama para tamu undangan yang hadir menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan tali persaudaraan di Aceh.
Ketua DPW Jasa Bireuen, Mauliadi Sulaiman dalam sambutannya antara lain menegaskan, peringatan Milad GAM hari ini merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan Aceh.
“Milad GAM adalah momen untuk mengenang perjuangan panjang para syuhada. Dengan mengenang sejarah, kita memperkuat identitas dan rasa kebersamaan sebagai masyarakat Aceh,” ujarnya.
Mauliadi menambahkan, peringatan Milad GAM bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga sebagai wujud penghormatan terhadap pengorbanan para syuhada.
Baca juga: Wali Nanggroe Beri Gelar Kehormatan Meukuta Alam ke Pemerintah Rusia dan Tatarstan
“Melalui peringatan ini, kita ingin menanamkan semangat perjuangan kepada generasi muda Aceh agar terus
berkontribusi membangun Aceh yang lebih baik,” jelasnya.
Mauliadi yang juga Keuchik Desa Tanjung Raya optimistis Aceh dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera.
Sejak ditandatanganinya perjanjian damai antara Pemerintah Indonesia dan GAM pada tahun 2005, organisasi kemerdekaan tersebut telah membubarkan diri secara militer.
Namun, setiap tahunnya, peringatan Milad GAM pada tanggal 4 Desember tetap digelar sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan yang berakhir pada perdamaian di Bumi Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Koordinator Wilayah Batee Iliek JASA Bireuen Syawal Fitra SPd selaku koordinator JASA Wilayah Batee Iliek membacakan pidato amanat Wali Nanggroe Tgk Malik Mahmud Al-Haytar.
Isinya antara lain mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan mereka.
Baca juga: Ini 5 Tempat yang Bisa Menjadi Penyebab Terjadinya Perang Dunia III Pecah pada Tahun 2025
Peringatan Milad GAM dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Aceh untuk berkembang dan maju,
Dengan terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dari Partai Aceh 2024 adalah kunci memperkuat Aceh save governance dan maju.
“Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap peringatan hari-hari besar.di Aceh, ini adalah bentuk penghargaan terhadap sejarah dan perjuangan rakyat Aceh,” harap Syawal Fitra. (*)
KLHK Lakukan Penilaian Adipura dan TPA di Bireuen, Sambangi 18 Titik Ini |
![]() |
---|
Demi Beras Murah, Ratusan Warga Gandapura Rela Panas-panasan Antri Panjang |
![]() |
---|
Puluhan Lansia Rambong Payong Bireuen Kembali Belajar di Sekolah Mutiara Senja |
![]() |
---|
Mantan Keuchik Terpilih Sebagai Imum Mukim Glumpang Tujoh Peusangan Bireuen |
![]() |
---|
Kebakaran Lahan di Kota Juang, Tiga Damkar Bireuen Dikerahkan Jinakkan Api |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.