Rabu, 8 April 2026

Aksi Mogok Angkutan di Sabang

Dampak Aksi Mogok Angkutan, Harga Sembako di Sabang Terancam Melonjak

“Pasokan ke Sabang hanya mengandalkan jalur laut, dan sekarang distribusinya terganggu," katanya.

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Situasi di Pelabuhan Balohan, Sabang yang terlihat sepi akibat mogok angkutan barang, Senin (9/12/2024). 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Aksi mogok yang dilakukan oleh para jasa angkutan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan tiket online ASDP mulai berdampak pada pasokan sembako di Sabang

Para pedagang memprediksi harga sembako akan mengalami lonjakan jika aksi mogok ini terus berlanjut.

Abdul Malik, salah seorang pedagang sembako di Sabang mengungkapkan, bahwa Pulau Weh sangat bergantung pada pengiriman barang dari luar daerah.

Seperti Banda Aceh, Takengon, dan Medan, yang semuanya hanya dapat diakses melalui kapal yang kemudian diangkut menggunakan mobil angkutan.

"Jika mogok ini berlanjut, sudah pasti harga sembako akan naik,” ujar Abdul Malik. 

“Pasokan ke Sabang hanya mengandalkan jalur laut, dan sekarang distribusinya terganggu," katanya.

Senada dengan Abdul Malik, Bang Pon, pedagang lainnya, mengaku stok sembako di tempatnya sudah hampir habis. 

Ia bahkan mencoba mengirim barang secara mandiri dengan menitipkannya ke kapal.

Namun langkah ini terhalang oleh supir angkutan yang melarang barang naik ke kapal sebagai bentuk protes mereka.
"

Saya hanya ingin memastikan toko tetap punya stok, tapi aksi protes ini benar-benar menghambat,” beber dia. 

“Kalau situasinya begini terus, harga sembako akan melonjak tinggi," ujar Bang Pon.

Pedagang berharap pemerintah segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

Agar pasokan sembako kembali lancar dan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved