Video

VIDEO Misteri Penjara Bawah Tanah Rahasia Sednaya usai Rezim Bashar Al-Assad di Suriah Runtuh

Warga Suriah dilaporkan beramai-ramai mendatangi sejumlah penjara untuk membebaskan kerabat mereka yang ditahan.

Editor: Muhammad Aziz

SERAMBINEWS.COM - Pasca-tergulingnya rezim pemerintahan Bashar al-Assad, warga Suriah dilaporkan beramai-ramai mendatangi sejumlah penjara untuk membebaskan kerabat mereka yang ditahan.

Rezim Assad selama berkuasa memang dikenal kerap bertindak keras terhadap mereka yang dianggap menentang kebijakan atau tidak sepemikiran.

Fenomena pembebasan para tahanan rezim di penjara ini beriring kabar soal keberadaan penjara bawah tanah yang berstatus rahasia, tempat mereka yang dianggap sebagai musuh berat rezim.

Pencarian penjara bawah tanah rahasia ini membuat Komando Umum faksi bersenjata Suriah mengeluarkan pernyataan.

Pernyataan itu disebutkan sebagai tanggapan atas laporan yang beredar tentang keberadaan penjara tersembunyi atau bawah tanah di Suriah.

Mereka menyebut klaim tersebut sebagai "salah."

Dilansir RNTV, Selasa (10/12/2024) dalam pernyataannya, pimpinan faksi bersenjata Suriah mengatakan, "Kami menghimbau masyarakat untuk tidak tertipu oleh berita bohong yang membicarakan penjara bawah tanah atau penjara tersembunyi, karena transparansi adalah pendekatan kami, dan kami berupaya untuk menutup lembaran masa lalu demi membangun masa depan yang lebih baik."

Dalam konteks terkait, Pertahanan Sipil Suriah mengumumkan kalau hingga pernyataan ini diterbitkan, timnya yang bekerja di Penjara Sednaya belum menemukan pintu rahasia yang dikabarkan ada.

Diperjelas bahwa tim tersebut menggunakan alat pembobolan dan pencarian canggih, termasuk sensor akustik dan anjing K9 terlatih, dengan partisipasi individu yang mengetahui detail dan lokasi rahasia penjara tersebut.

Namun hingga saat ini, keberadaan penjara bawah tanah rahasia itu masih berupa misteri dan belum diketahui.

Pertahanan Sipil Suriah menambahkan, "Kami bekerja dengan segenap kemampuan kami, tetapi sejauh ini belum ada indikasi yang mengonfirmasi keberadaan tahanan di ruang bawah tanah atau terowongan yang diduga. Kami akan terus melakukan pencarian hingga kami memeriksa semua bagian penjara secara akurat."

Komando Umum Fraksi-fraksi bersenjata menegaskan kembali komitmennya terhadap transparansi dan komunikasi dengan keluarga para tahanan.

Mereka menekankan pentingnya keakuratan dan tidak termakan rumor yang dapat menimbulkan keresahan yang tidak perlu tanpa bukti yang jelas.

Terkait situasi pencarian penjara bawah tanah itu, upaya semakin diintensifkan untuk menemukan dan menyelamatkan tahanan yang mungkin masih terperangkap di sel bawah tanah tersembunyi di Penjara Sednaya, yang dikenal sebagai "rumah pembantaian manusia" di Suriah.

Penjara Sednaya terletak 30 kilometer dari ibu kota Suriah, Damaskus.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved